Kabarnanggroe.com, Simeulue – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Lauke Cup I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Desa Lauke, Kecamatan Simeulue Tengah, Minggu (12/7/2026).
Turnamen tingkat desa tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus mampu membantu masyarakat.
Pembukaan turnamen diawali dengan prosesi peusijuek lapangan yang dipimpin tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan yang ditandai dengan tendangan pertama oleh Bupati Simeulue.
Dalam sambutannya, Mohammad Nasrun Mikaris mengatakan olahraga merupakan kegiatan positif yang tidak hanya menjadi sarana pelatihan prestasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas perdagangan selama turnamen berlangsung.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat menggerakkan perekonomian desa. Saya berharap seluruh panitia dapat menjaga keamanan dengan terus berkoordinasi bersama TNI dan Polri agar pertandingan berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Monas itu juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding.
“Kepada seluruh pemain saya minta tetap semangat, disiplin, dan menjaga sportivitas. Hormati lawan karena tanpa lawan kita tidak bisa mengukur kemampuan sendiri. Lawan bukan musuh, melainkan saudara yang bersama-sama membangun semangat olahraga,” katanya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen sebagai hiburan yang sehat sekaligus wadah mempererat silaturahmi antarwarga.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Simeulue juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana olahraga di berbagai wilayah.
Turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut Anggota DPRA Ihya Ulumuddin, Wakapolres Simeulue Kompol Damri, Anggota DPRK Simeulue Alismiadin, Tokoh Masyarakat Ikhsan Mikaris, Asisten I Setdakab Simeulue Novikar Setiadi, para kepala SKPK, Plt Camat Simeulue Tengah, serta unsur Muspika setempat.(Muh/*)
