BMKG Deteksi 12 Titik Panas di Aceh, Paling Banyak di Aceh Tamiang

Ilustrasi titik panas. FOTO/Freepik

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 12 titik panas di wilayah Aceh berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan pada 11 April 2026 pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Betsi, dalam laporannya yang diterima RRI, Minggu 12 April 2026 menyebutkan titik panas tersebut terpantau melalui sensor MODIS dari Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta NOAA20/VIIRS.

“Dari total 12 titik panas itu, sebaran terbanyak berada di Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak empat titik, tepatnya di Kecamatan Sekerak. Sementara Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Tenggara masing-masing terdeteksi dua titik panas,” katanya.

Selain itu, masing-masing satu titik panas terpantau di Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Timur, serta Kota Lhokseumawe. Lokasi lainnya berada di Kecamatan Bubon, Peureulak, dan Muara Satu.

Disebutkannya, titik panas merupakan indikator adanya suhu permukaan yang lebih tinggi dibanding sekitarnya, yang dapat mengindikasikan potensi kebakaran hutan dan lahan, meski masih memerlukan verifikasi lapangan.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas. Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan meningkatkan pemantauan serta langkah pencegahan dini.(Muh/*)

Exit mobile version