1000 Keluarga Aceh Tamiang Terima Bantuan dari SIF dan YKMI

Salah satu Staff YKMI dan perwakilan Dinsos Aceh Tamiang menyerahkan bantuan kepada keluarga rentan di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. FOTO/ALFARIZI

Kabarnanggroe.com, Aceh Tamiang – Dalam upaya mendukung pemulihan pasca banjir sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat selama bulan Ramadan, sebanyak 1.000 keluarga rentan di Kabupaten Aceh Tamiang menerima bantuan paket pangan. Program kolaborasi antara Secours Islamique France (SIF) dan Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) ini menjangkau sekitar 3.080 jiwa yang tersebar di Desa Landuh dan Desa Benua Raja (Kecamatan Rantau), serta Desa Kota Lintang (Kecamatan Kuala Simpang).

Banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan menurunkan daya beli keluarga. Dalam masa pemulihan ini, bantuan pangan menjadi dukungan penting untuk menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, khususnya dalam menjalani Ramadan.

Chairperson YKMI, Elfi Hasnita, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan untuk merespons kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami memahami bahwa pemulihan pasca banjir membutuhkan waktu. Melalui bantuan pangan ini, kami berharap keluarga-keluarga terdampak dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang serta memiliki ruang untuk memulihkan kondisi ekonomi mereka,” ujar Elfi Hasnita, Selasa (3/3/2026)

Distribusi bantuan dilakukan melalui proses verifikasi bersama pemerintah desa dan Dinas Sosial setempat guna memastikan transparansi serta ketepatan sasaran. Penyaluran juga dilakukan secara langsung, termasuk melalui pendekatan dari rumah ke rumah bagi kelompok rentan, agar bantuan diterima secara tertib dan bermartabat.

“Melalui program ini, diharapkan keluarga terdampak banjir tidak hanya memperoleh dukungan pangan, tetapi juga semangat untuk bangkit serta memperkuat ketahanan ekonomi mereka ke depan,” ucapnya.

Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) merupakan lembaga kemanusiaan yang bergerak di bidang tanggap darurat bencana, penyediaan air bersih dan sanitasi, penguatan ekonomi masyarakat, dukungan terhadap yatim dan dhuafa, serta pelaksanaan program sosial keagamaan seperti Ramadan dan Qurban.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa sinergi antara lembaga kemanusiaan dan pemerintah daerah menjadi kunci efektivitas program.
“Koordinasi yang baik memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau keluarga yang paling membutuhkan. Kolaborasi ini turut memperkuat sistem perlindungan sosial di tingkat daerah,” jelasnya.

Salah satu penerima manfaat, Chanda Abdi (43), warga Desa Kota Lintang, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Sejak banjir kemarin, penghasilan kami belum sepenuhnya pulih. Bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Kami merasa lebih tenang dan terbantu,” pungkasnya.(AMZ)

Exit mobile version