Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi dan rombongan disambut panitia atau Liaison Officer (LO) Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (10/9/2026).
Kakanwil Azhari dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Aceh Ny Nurlaili Azhari, serta Kakankemenag Kota Lhokseumawe Dr H Muhammad Amin SAg MA dan Kakankemenag Bener Meriah H Tarmizi SAg MPd, disambut Plt Kakankemenag Banjarnegara Karyono MPdI, dan Kasi Bimas Islam Dr H Slamet Wahyudi SPd MPd, sebagai LO.
Dalam sambutan dalam bandara di Tambakharjo Semarang Barat, Plt Kakankemenag Karyono dan Kasi Bimas Slamet Wahyudi, didampingi istri.
Karyono yang juga Kasubbag TU Kankemenag Banjarnegara, nyatakan bahwa jajarannya sebagai Tim LO siap mendampingi tamu Kemenag dari ujung barat nusantara, sebagai bentuk dukungan dan koordinasi demi menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional 2026 di provinsi terkenal dengan kuliner lumpia.
Kakanwil Kemenag Aceh menyampaikan bahwa Kemenag Aceh, kafilah, dan mitra kerja siap menyukseskan pelaksanaan MTQN ke-31 yang diselenggarakan di Kota Semarang.
Syiar Islam ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, mulai Jumat hingga Ahad, 11-20 September 2026.
“Mohon dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Aceh agar kafilah MTQ Aceh yang bermusabaqah di ajang nasional tersebut selalu diberikan kesehatan, semangat, dan mampu mengharumkan nama daerah,” harapnya.
Pemerintah Aceh mengirimkan sebanyak 81 orang kafilah yang terdiri dari 56 hingga 58 peserta, pelatih, dan official untuk mengikuti ajang MTQ Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan yang diikuti Kanwil Kemenag Aceh, Dinsyar Islam, LPTQ dan mitra telah dilakukan di aula Setda Aceh, sepekan lalu.
“Jajaran Kemenag Banjarnegara menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara tersebut,” pungkas
Plt Kankemenag Banjarnegara daerah asal minuman dawet ayu, daerah yang diapit Pekalongan, Batang, Wonosobo, Kebumen, Banyumas, dan Purbalingga.(Muh/*)
