Mahya Zakuan Buka Pelatihan Dasar Guru TPA se-Kecamatan Indrapuri

Suasana pembukaan Pelatihan Dasar Ustadz-Ustadzah Metode Mengajar di TPA se-Kecamatan Indrapuri, di Mesjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026). FOTO/ CBOY

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Imum Mukim Reukih, Mahya Zakuan SAg membuka Pelatihan Dasar Ustadz-Ustadzah Metode Mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kecamatan Indrapuri, di Mesjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang diikuti 50 peserta dari berbagai TPA di Kecamatan Indrapuri tersebut terselenggara atas kerja sama Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Abu Indrapuri, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Indrapuri, dan Penyuluh KUA Kecamatan Indrapuri. Pelatihan tersebut turut menghadirkan Ketua GNC Aceh, Ustadz H Mubashshirullah LC MAg, sebagai pemateri tunggal.

Pada kesempatan itu, Mahya Zakuan mengapresiasi inisiatif penyelenggara yang dinilai menghadirkan program bermanfaat bagi pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Indrapuri.

Foto usai pembukaan Pelatihan Dasar Ustadz-Ustadzah Metode Mengajar di TPA se-Kecamatan Indrapuri, di Mesjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026). FOTO/ CBOY

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPTQ, BKM Abu Indrapuri, dan Penyuluh KUA Kecamatan Indrapuri yang telah menggagas kegiatan ini. Pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan membentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk melakukan pembinaan yang lebih baik kepada anak-anak di TPA.

“Semoga para ustadz-ustadzah terus melakukan pembaruan dalam proses pembelajaran sehingga mampu melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin terbaik di masa depan,” ucap Mahya Zakuan.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kecamatan Indrapuri sekaligus Koordinator Panitia, Fakrizan, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas guru TPA, khususnya tenaga pengajar baru, agar memiliki bekal ilmu dan metode yang tepat dalam mendidik anak-anak usia dini.

“Guru atau ustadz-ustadzah TPA wajib terus belajar dan meningkatkan kemampuan mengajar. Mereka berhadapan dengan peserta didik yang memiliki karakter berbeda-beda, sehingga diperlukan pemahaman metode pembelajaran dan manajemen pengelolaan yang baik,” ungkap Fakrizan.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan meliputi bedah Iqra, metode klasikal awal dan akhir, serta teknik pengelolaan anak dalam proses pembelajaran di TPA.

Selain itu, Kepala KUA Kecamatan Indrapuri melalui Koordinator Penyuluh KUA Indrapuri, Saifuddin SAg, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut dan menegaskan komitmen KUA untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam pengembangan kegiatan keagamaan.

“Kami siap membangun sinergitas dengan seluruh elemen di Kecamatan Indrapuri dalam upaya peningkatan kapasitas kegiatan keagamaan, khususnya pembinaan lembaga pendidikan diniyah dan TPA. Penyuluh juga akan terus mendampingi TPA dalam penerapan EMIS maupun pengelolaan administrasi lembaga,” katanya.(CBoy)

Exit mobile version