Bidik Juara, MUQ Langsa Wakili Aceh di Liga Santri Nasional

Foto: Skuad MUQ Langsa FC liga Santri 2026

Kabarnanggroe,com, Banda Aceh – Dayah Bustanul Ulum Kota Langsa atau Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa mendapat kepercayaan mewakili Aceh pada kompetisi sepak bola mini Liga Santri 2026 yang berlangsung di Depok, Jawa Barat, 11–13 November 2026. Ajang hasil kerja sama Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) dengan Kementerian Agama Republik Indonesia ini menjadi kesempatan bagi para santri Aceh untuk membuktikan kemampuan sekaligus memburu prestasi di tingkat nasional.

Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, melalui rilis pers, Minggu (8/11/2026), mengatakan keikutsertaan MUQ Langsa merupakan bagian dari upaya memperluas pembinaan sepak bola mini di Aceh, sekaligus membuka ruang kompetisi dan prestasi bagi kalangan santri.

Menurutnya, meskipun baru mulai aktif sekitar sebulan terakhir, KSMI Aceh telah menunjukkan sejumlah perkembangan. Organisasi ini mulai membentuk kepengurusan di hampir seluruh kabupaten/kota, mengirim pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia pada Piala Dunia Minifootball di Turki, menggelar turnamen bekerja sama dengan Laycar, serta mempersiapkan tim untuk mengikuti Liga Santri Nasional.

Foto: ujicoba terakhir sebelum keberangkatan

“Kami ingin KSMI hadir dengan kerja nyata. Bukan hanya membangun organisasi, tetapi juga menggelar kompetisi, melakukan pembinaan, dan membuka kesempatan bagi putra Aceh tampil di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Muktarrudin.

Ia menambahkan, KSMI Aceh juga sedang mempersiapkan tim dengan komposisi mayoritas pemain putra Aceh yang telah memiliki pengalaman berkompetisi di level internasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan daya saing sepak bola mini Aceh.

Sementara itu, Ketua KSMI Kota Langsa, Fachrurrazi, yang turut mendampingi skuad MUQ Langsa FC ke Liga Santri Nasional, menyatakan kesiapan tim untuk menjalankan amanah mewakili Aceh.

“Ini sebuah kehormatan bagi kami, warga Kota Langsa, khususnya keluarga besar MUQ, yang dipercaya mewakili Aceh. Kami siap mengemban amanah ini dengan memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Dayah Bustanul Ulum serta Aceh,” katanya.

Fachrurrazi berharap keikutsertaan MUQ Langsa tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga momentum untuk mengembangkan olahraga sepak bola mini atau minisoccer di Kota Langsa, terutama di lingkungan dayah dan kalangan generasi muda.

Menurutnya, kesempatan tampil di tingkat nasional dapat menjadi pengalaman berharga bagi para santri. Selain mengasah kemampuan teknis, kompetisi tersebut juga membangun mental bertanding, kedisiplinan, kerja sama tim, dan sportivitas.

KSMI merupakan organisasi nasional yang menaungi pengembangan olahraga sepak bola mini di Indonesia. Organisasi ini dipimpin Ketua Umum Yan Mulia Abidin dan menjadi bagian dari pembinaan olahraga nasional melalui jaringan KONI serta jejaring minifootball internasional.

Di Aceh, kepengurusan KSMI mulai bergerak setelah Muktarrudin Usman menerima mandat sebagai ketua pada 24 September 2026. Dalam waktu sekitar satu bulan, organisasi ini mulai memperluas jaringan kepengurusan daerah, menggelar kompetisi, serta mempersiapkan atlet untuk mengikuti berbagai ajang.

Sementara itu, Dayah Bustanul Ulum merupakan lembaga  pendidikan Islam di Kota Langsa yang kini mendapat kepercayaan membawa nama Aceh dalam Liga Santri 2026. Keikutsertaan MUQ Langsa diharapkan menjadi langkah penting dalam memadukan pendidikan dayah dengan pengembangan olahraga prestasi, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet sepak bola mini potensial dari Aceh.(Mar/*)

Exit mobile version