1.559 Siswa Madrasah Sabang Rasakan Manfaat MBG Setiap Hari

Kebersamaan siswa MTsN Sabang saat menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kabarnanggroe.com, Sabang — Plt Kakankemenag Sabang Eriadi ST bersama Tim Pendidikan Madrasah mengunjungi MTsN Sabang untuk mengikuti kegiatan PRISMA (Presentasi Mata Pelajaran Favorit Examination) bagi siswa kelas IX International Class, Kamis, 7 Mei 2026.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, rombongan melihat sejumlah siswa tampak menikmati MBG (Makan Bergizi Gratis) di bawah pohon yang rindang. Mereka memegang ompreng berisi nasi putih, ikan sambal, tumis sayur, tahu goreng, dan pisang.

Bagi sebagian orang, MBG mungkin hanya dipahami sebagai program pemenuhan gizi anak sekolah. Akan tetapi, di lingkungan madrasah Kota Sabang, program ini tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar. MBG bukan hanya tentang sajian makanan, melainkan juga tentang pendidikan karakter, pembentukan adab, penguatan nilai-nilai Islam, serta investasi jangka panjang bagi masa depan generasi.

Saat ini, sebanyak 1.559 siswa madrasah di Kota Sabang telah merasakan manfaat program MBG. Mereka berasal dari dua Raudhatul Athfal (RA), empat Madrasah Ibtidaiyah (MI), satu Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan satu Madrasah Aliyah (MA). Setiap hari, anak-anak menerima makanan bergizi yang membantu mereka belajar dengan lebih fokus dan bersemangat.

Di madrasah, pendidikan tidak hanya berlangsung ketika guru menjelaskan pelajaran di depan kelas. Pendidikan juga hadir dalam kebiasaan kecil sehari-hari, termasuk saat anak-anak makan bersama. Sebelum MBG disantap, guru membimbing siswa membaca doa. Anak-anak diajarkan bahwa makanan adalah nikmat Allah yang harus disyukuri.

Mereka belajar mengucapkan “Bismillah” sebelum makan dan “Alhamdulillah” setelah selesai. Kebiasaan sederhana itu perlahan menanamkan kesadaran spiritual sejak dini.

Mereka juga diajarkan makan sambil duduk dengan tertib, menggunakan tangan kanan, tidak berlebihan, serta tidak menyisakan makanan. Guru-guru memanfaatkan momen makan bersama sebagai sarana pendidikan karakter. Anak-anak dibimbing untuk sabar menunggu giliran, berbagi dengan teman, serta menjaga kebersihan setelah makan selesai.

Dalam kunjungan tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Hj Nuranifah SAg MPd menyampaikan bahwa program MBG memang masih memiliki ruang perbaikan yang perlu terus ditingkatkan. Namun demikian, program ini patut diapresiasi karena telah memberikan manfaat nyata bagi para siswa madrasah.

“Kita berharap MBG tidak hanya menghadirkan anak-anak yang sehat secara fisik, tetapi juga melahirkan generasi yang memiliki adab, disiplin, dan rasa syukur,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Zaenudin dalam Jurnal Pendidikan Tambusai Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 yang mengungkapkan bahwa program MBG memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik siswa. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya energi, daya tahan tubuh, serta menurunnya frekuensi sakit.

Selain itu, dalam jurnal tersebut juga dijelaskan bagaimana MBG meningkatkan konsentrasi belajar siswa, terlihat dari kemampuan fokus, daya tangkap materi, dan berkurangnya rasa kantuk saat pembelajaran berlangsung.

Karena itu, MBG di madrasah tidak sekadar menghadirkan makanan bagi anak-anak, tetapi juga menghadirkan harapan besar tentang tumbuhnya generasi Kota Sabang yang sehat raganya, kuat imannya, cerdas pikirannya, dan mulia akhlaknya. Di madrasah-madrasah Kota Sabang, harapan itu kini sedang disemai setiap hari melalui seporsi makanan bergizi yang dinikmati dengan penuh rasa syukur.[]

Exit mobile version