Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Rabu 5 Agustus 2026, MAN 1 Aceh Besar menggelar kegiatan unboxing dan penyerahan buku antologi puisi Jejak di Tanah Rencong, karya guru dan siswa yang diterbitkan oleh Nyalanesia melalui Festival Literasi Aceh I Tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala MAN 1 Aceh Besar, Arjuna, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua Tim Literasi sekaligus Guru Pembina Literasi, Ansar Salihin, M.Sn., bersama para siswa penulis.
Antologi puisi ini memuat karya-karya yang mengangkat kekayaan Aceh, mulai dari sejarah perjuangan, budaya, adat istiadat, religi, keindahan alam, hingga nilai-nilai kemanusiaan. Buku ini menjadi wadah kreativitas sekaligus media pelestarian budaya melalui sastra.
Kepala MAN 1 Aceh Besar, Arjuna, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terbitnya buku tersebut sebagai bukti berkembangnya budaya literasi di madrasah. Menurutnya, karya ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya sastra yang bernilai dan membanggakan.
Ketua Tim Literasi, Ansar Salihin, M.Sn., menjelaskan bahwa buku ini lahir melalui proses pembinaan, penulisan, seleksi, hingga penyuntingan sebelum akhirnya diterbitkan oleh Nyalanesia. Proses tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengenal dunia kepenulisan dan penerbitan.
Ansar menambahkan, isi buku Jejak di Tanah Rencong tidak hanya menghadirkan puisi sebagai karya seni, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Aceh. Melalui puisi, para siswa merekam sejarah, budaya, alam, dan kehidupan masyarakat dalam bahasa yang kreatif dan penuh makna.
Penerbitan buku ini diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak penulis muda dari MAN 1 Aceh Besar sekaligus memperkuat gerakan literasi di madrasah. Ke depan, karya-karya serupa diharapkan terus hadir sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan literasi dan pelestarian budaya Aceh.(*)
