Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong koperasi di wilayahnya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada anggota sebagai upaya memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, S.Sos., M.Si, Senin (6/7/2026), menegaskan bahwa koperasi tidak hanya dituntut aktif secara administratif, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan anggota.
Menurutnya, pelayanan yang baik menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan anggota serta menjaga keberlangsungan koperasi di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
“Koperasi harus mampu memberikan layanan yang cepat, tepat, dan akuntabel. Ini penting agar anggota merasa nyaman dan percaya untuk terus berpartisipasi aktif,” ujar Bukhari.
Ia menjelaskan, peningkatan layanan koperasi mencakup berbagai aspek, mulai dari kemudahan akses simpan pinjam, transparansi pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan teknologi dalam sistem administrasi dan pelayanan.
Selain itu, Diskopukmdag Banda Aceh juga terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi, khususnya Koperasi Simpan Pinjam (KSP), guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan aturan dan standar operasional yang berlaku.
“Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin koperasi di Banda Aceh semakin profesional dan mampu bersaing. Pelayanan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan anggota,” tambahnya.
Bukhari juga mendorong pengurus koperasi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), agar mampu mengelola koperasi secara modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga prinsip-prinsip koperasi, seperti kebersamaan, keterbukaan, dan keadilan dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada anggota.
Dengan adanya dorongan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap koperasi dapat menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang kuat, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jika layanan koperasi semakin baik, maka kepercayaan masyarakat akan meningkat. Ini akan memperkuat posisi koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal,” tutup Bukhari.(Adv)
