Kabarnanggroe.com, Sigli — Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) serta memperkuat sinergi lintas instansi tingkat Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2026, di Aula Hotel Cempaka Inn Syariah, Blang Hasan, Kabupaten Pidie, Rabu (6/5/2026).
Rapat koordinasi yang mengusung tema “Optimalisasi Pertukaran Informasi dalam Rangka Penguatan Pengawasan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Pidie” tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, serta dihadiri oleh unsur TNI/Polri, Kejaksaan, BIN, BNN, pemerintah kecamatan, hingga para keuchik dan instansi terkait lainnya.
Pada kesempatan itu, Tato Juliadin Hidayawan menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam pengawasan keimigrasian. Ia menyebut, pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan secara parsial oleh Imigrasi semata.
“Pengawasan orang asing harus dilakukan secara kolektif dan terintegrasi bersama seluruh unsur instansi. Ini penting agar penegakan hukum keimigrasian dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa forum TIMPORA menjadi wadah penting dalam menyatukan persepsi dan langkah bersama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) di daerah.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Rudianto Girsang, menjelaskan bahwa penguatan pertukaran informasi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengawasan yang responsif.
“Melalui optimalisasi pertukaran informasi, kita membangun sistem deteksi dini yang lebih cepat dan akurat. Keterbukaan data serta komunikasi yang intensif antaranggota TIMPORA sangat diperlukan agar pengawasan berjalan efektif,” terangnya.
Rudianto mengungkapkan, dalam rapat tersebut para peserta turut aktif berdiskusi dan bertukar informasi sebagai bentuk penguatan koordinasi kewilayahan.
Sebagai bentuk apresiasi, Kantor Imigrasi Banda Aceh juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah instansi yang dinilai berkomitmen dalam mendukung pengawasan orang asing dan menjaga kedaulatan wilayah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengawasan terhadap orang asing di Kabupaten Pidie semakin terintegrasi, akuntabel, serta mampu berjalan optimal tanpa hambatan berarti.(Wahyu/*)
