Pemkab Aceh Besar Apresiasi Penganugerahan Doktor Kehormatan Yusril

Rektor UIN Ar Raniry, Prof Mujiburrahman MA, Menko Kumham Imipas, Prof Dr Yusril Ihza foto bersama di Auditorium Prof Ali Hajmy, Kecamatan Darussalam, Banda Aceh, Kmais (5/11/2026). FOTO/BEDU SAINI

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh –  Pemerintah Kabupaten Aceh Besar turut memberikan apresiasi atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan kepada Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dalam bidang Hukum Islam. Apresiasi tersebut disampaikan melalui kehadiran Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M., dalam Rapat Senat Terbuka di Auditorium Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Fata Muhammad hadir mewakili Bupati Aceh Besar pada prosesi penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa (Dr. H.C.) kepada Yusril Ihza Mahendra yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI.

Pada kesempatan tersebut, Fata menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan atas penganugerahan gelar kehormatan yang diberikan oleh UIN Ar-Raniry. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas perjalanan intelektual, keluasan pemikiran, serta pengabdian Yusril dalam bidang hukum dan ketatanegaraan.

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M hadiri Rapat Senat Terbuka Peringatan Milad UIN Ar Raniry di Auditorium Prof Ali Hajmy, Kecamatan Darussalam, Banda Aceh, Kmais (5/11/2026). FOTO/BEDU SAINI

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari UIN Ar-Raniry. Ini merupakan sebuah penghargaan yang membanggakan atas kontribusi dan pengabdian beliau dalam pengembangan ilmu hukum,” ujar Fata.

Ia berharap, penganugerahan tersebut semakin memperkuat kontribusi Yusril dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya hukum Islam, serta memberikan manfaat bagi kemajuan hukum dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rektor UIN Ar Raniry, Prof Mujiburrahman MA sampaikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Peringatan Milad UIN Ar Raniry di Auditorium Prof Ali Hajmy, Kecamatan Darussalam, Banda Aceh, Kmais (5/11/2026). FOTO/BEDU SAINI

Fata juga menilai, pengalaman dan pemikiran Yusril di bidang hukum dan ketatanegaraan memiliki arti penting dalam memperkuat kepastian hukum, termasuk dalam mendukung pelaksanaan kekhususan dan keistimewaan Aceh.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), berharap keilmuan dan pengalaman Yusril Ihza Mahendra dapat mendukung penguatan kekhususan dan keistimewaan Aceh, terutama dalam proses revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Menko Kumham Imipas, Prof Dr Yusril Ihza Mahendra PhD PhD sampaikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Peringatan Milad UIN Ar Raniry di Auditorium Prof Ali Hajmy, Kecamatan Darussalam, Banda Aceh, Kmais (5/11/2026). FOTO/BEDU SAINI

Menurut Dek Fadh, pengalaman Yusril dalam bidang hukum dan ketatanegaraan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kewenangan Aceh serta memperjuangkan berbagai kepentingan daerah dalam kerangka peraturan perundang-undangan nasional.

Rapat Senat Terbuka tersebut merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-63 UIN Ar-Raniry. Kegiatan itu juga diisi dengan orasi ilmiah Yusril Ihza Mahendra berjudul Transformasi Syariah ke Dalam Hukum Nasional. (Zal)

Exit mobile version