Daerah  

Gedung Galery Bungong Aceh di Montasik Terbengkalai

Tampak gedung Galery Bungong Aceh yang terbengkalai yang berada di Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Kamis (02/11/2023). FOTO/ DJ88

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Gedung Galery Bungong Aceh yang berada di Kecamatan Montasik yang dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar bersama Bank Indonesia (BI) sebagai sentral produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tampak terbengkalai seperti tidak terurus.

“Sejak diresmikan pada tahun 2019 oleh Pihak Bank Indonesia dan Pemkab Aceh Besar, Galery tersebut jarang sekali aktif, paling sesekali aktif,” kata salah satu warga Montasik yang berinisial MD kepada Kabarnanggroe.com, di Aceh Besar, Kamis (02/11/2023).

Padahal, lokasi Galery berada di jalan lintas Kecamatan Montasik yang selalu ramai dan sering dilewati orang dari berbagai daerah.

“Kalau ini dikelola dengan baik, pasti bisa untuk memajukan usaha para pelaku UMKM disini,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebenarnya dibangun galery ini untuk apa. Apa hanya sebagai bangunan saja tanpa ada aktivitas apa-apa. Padahal, saat di bangun Galery Bungong Aceh pasti sudah matang dan jelas peruntukannya. “Tapi, kenapa sampai sekarang tidak jalan, bahkan aktifitas pun tidak nampak,” sebutnya.

Ia meminta, kepada Pemkab Aceh Besar harus mengambil tindakan, supaya galery yang dibantu oleh Bank Indonesia ini bisa berjalan semaksimal mungkin.

“Jadi, keberadaan galery bisa dimanfaatkan secara maksimal dan Ini harus benar-benar diberdayakan, demi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat (pelaku UMKM),” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Diskopukmdag Aceh Besar, Trizna Darma, ST, Sabtu (4/11/2023) mengatakan jika gedung tersebut menjadi tanggung jawab penuh UKM Dayah Daboh.

“Sejak dibangun pada tahun 2019 yang lalu oleh Bank Indonesia (BI), langsung diserahkan kepada UKM Dayah Daboh untuk dikelola sebagai tempat pemasaran. Jadi, itu bukan tanggung jawab Pemkab Aceh Besar,” kata Trizna.

Ia menjelaskan, Pemkab Aceh Besar tidak memiliki kewenangan apapun atas galery itu, jika hari ini tidak dimanfaatkan, pihaknya mengaku tidak mengetahui akar permaslahan yang terjadi.

“Kita tidak bisa mengambil tindakan apapun, karena tidak tahu apa masalahnya sampai gedung itu terbengkalai,” pungkasnya. (Dj)

Exit mobile version