MUQ Aceh Selatan Gelar Daurah Tajwid dan Seminar Sanad Al-Qur’an

Pelaksanaan daurah kitab Tuhfatul Athfal dan Seminar Al-Qur’an, di MUQ Aceh Selatan, Senin (4/5/2026). FOTO/ DOK MPA

Kabarnanggroe.com, Tapak Tuan — Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan menggelar dua kegiatan keilmuan sekaligus, yakni daurah kitab Tuhfatul Athfal dan Seminar Al-Qur’an bertema “Transmisi Sanad Al-Qur’an dari Rasulullah SAW ke Ulama Nusantara”, sebagai upaya meningkatkan kualitas pemahaman Al-Qur’an di kalangan santri, di MUQ Aceh Selatan, Senin (4/5/2026).

Daurah kitab tajwid Tuhfatul Athfal diikuti puluhan santri dan berlangsung secara intensif dengan bimbingan Ustadz Muhammad Abid Muaffan. Materi yang disampaikan berfokus pada kaidah dasar tajwid yang dirangkum dalam nadhzam kitab klasik karya Syeikh Sulaiman Al-Jamzuri tersebut. Selain teori, peserta juga mengikuti praktik bacaan, evaluasi, serta sesi tanya jawab yang interaktif.

Pimpinan MUQ Aceh Selatan, Tgk. Dr. (Cand) Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat fondasi bacaan Al-Qur’an para santri agar sesuai dengan kaidah yang benar.

“Daurah ini bukan sekadar kegiatan temporal, tetapi bagian dari ikhtiar mencetak generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan menguasai ilmu-ilmunya,” ujarnya.

Suasana pelaksanaan daurah kitab Tuhfatul Athfal dan Seminar Al-Qur’an, di MUQ Aceh Selatan, Senin (4/5/2026). FOTO/ DOK MPA

Seminar tersebut diikuti oleh santri dan dewan guru dengan antusias. Diskusi berlangsung aktif, khususnya terkait peran ulama Nusantara dalam menjaga tradisi sanad di tengah perkembangan zaman.

Muhammad Ridho Agung menambahkan, kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan literasi keilmuan Al-Qur’an di lingkungan pesantren. “Kita harap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut guna memperdalam pemahaman santri, baik dalam aspek bacaan, hafalan, maupun jalur periwayatan Al-Qur’an,” sebutnya.

Selain daurah, MUQ Aceh Selatan juga menggelar Seminar Al-Qur’an pada Ahad (3/5/2026) malam di Mushalla Darul Huffadz. Seminar tersebut menghadirkan Ustadz Muhammad Abid Muaffan yang juga merupakan peneliti sanad Al-Qur’an Nusantara dan pengajar di Ma’had Tahfiz dan Kemukjizatan Al-Qur’an (MTKQ) Perak, Malaysia.

Dalam pemaparannya, Ustadz Muhammad Abid Muaffan menegaskan pentingnya sanad sebagai jaminan keaslian Al-Qur’an yang terjaga dari generasi ke generasi hingga tersambung kepada Rasulullah SAW.

“Sanad bukan sekadar tradisi, tetapi jaminan otentisitas Al-Qur’an yang harus terus dijaga,” ungkapnya di hadapan peserta.

Sementara itu, Kepala Pengajaran dan Kurikulum Dayah MUQ Aceh Selatan, Ustadz Muhammad Ragil Ichfa, Lc., menyebut kegiatan yang berlangsung sehari semalam ini sebagai kesempatan emas bagi santri.

“Melalui daurah ini, santri dapat memperkuat pemahaman tajwid secara teoritik dan praktis, mengingat Tuhfatul Athfal merupakan kitab ringkas yang sangat penting dalam ilmu tajwid,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala UPTD MUQ Aceh Selatan Ustadz Abdurrahman, S.Hi., Kepala Pengasuhan dan Koperasi Ustadz Rosul Pilihan Daulay, M.Pd., serta dewan guru lainnya.(Wahyu/*)

Exit mobile version