Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dilaksanakan oleh PWI Aceh, di Kantor PWI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026)
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi keluarga besar PWI Aceh untuk meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai wartawan.
“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan, khususnya bagi seluruh wartawan yang tergabung dalam PWI Aceh,” kata Nasir.
Menurutnya, kegiatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh keluarga besar PWI Aceh.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PWI Aceh turut memberikan santunan kepada 20 anak yatim. Mereka berasal dari keluarga besar PWI Aceh serta anak yatim dari Gampong Kuta Alam, Banda Aceh.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik ST MSi, mengatakan peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Aceh dan organisasi kewartawanan di Aceh.
Taufik menyebutkan, Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan, persaudaraan, dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara dalam tausiahnya, Ustaz Masrul Aidi menekankan pentingnya kepedulian dan perlindungan terhadap anak yatim.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari keteladanan Rasulullah SAW. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Aceh bersama lembaga legislatif untuk mempertimbangkan lahirnya regulasi khusus yang memberikan perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak yatim.
Ia juga mengapresiasi keluarga besar PWI Aceh yang menjadikan santunan dan kepedulian terhadap anak yatim sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi tahun ini.
Ketua Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW, Abdul Hadi, mengatakan kegiatan tahun ini diisi dengan santunan kepada 20 anak yatim serta penyediaan dua kuali kuah beulangong sebagai salah satu hidangan khas Aceh bagi para tamu yang hadir.
Abdul Hadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, keluarga besar PWI Aceh, serta pengurus PWI kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh donatur, keluarga besar PWI Aceh dan PWI kabupaten/kota yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Maulid Nabi ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dirangkai dengan penampilan grup zikir maulid dari Aceh Besar.(Hadi)
