Detik-detik Fortuner Blong Tabrak Tiang Listrik di Batang Tewaskan 1 Orang

Toyota Fortuner yang mengalami kecelakaan di Jalan Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026). FOTO/Dok. Satlantas Polresta Batang

Kabarnanggroe.com, Batang – Satu unit Toyota Fortuner mengalami rem blong hingga menabrak tiang listrik di Jalan Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, kemarin. Akibat kejadian itu, satu orang tewas.

“Kecelakaan tunggal, diduga mengalami trouble pada pengereman sehingga pengemudi Toyota Fortuner berjalan tidak terkendali. Satu orang penumpang meninggal,” kata Kasatlantas Polresta Batang, Kompol Dwi Panji Lestari lewat pesan singkat, Kamis (1/10/2026).

Dwi menyampaikan, Toyota Fortuner bernomor polisi B-2458-FBG itu mengalami rem blong saat melaju di jalanan menurun.

Mobil hilang kendali dan terjun ke luar jalur kemudian terhenti setelah menabrak tiang listrik.

“Akhirnya berhenti setelah terjun ke arah kiri menabrak tiang listrik,” ucapnya.

Korban meninggal yakni TJhin Felicia Chandra (46), warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Korban mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi ke Puskesmas Bawang.

Sementara pengemudi Toyota Fortuner, Gerry Hosea (48), mengalami luka jahit pada pelipis dan lengan kanan.

Ia dalam kondisi sadar dan menjalani observasi di Puskesmas Bawang.

Untuk penumpang lainnya, Annabelle Naomi Hosea (16), mengalami cedera kepala ringan.

Korban dalam kondisi sadar dan juga mendapat penanganan serta observasi di Puskesmas Bawang. Keduanya menjalani observasi di Puskesmas Bawang.

Menurut Dwi awalnya, kendaraan tersebut melaju dari arah selatan menuju utara atau dari arah Dieng menuju Bawang.

“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan melintasi jalan menikung ke kanan dengan kondisi jalan menurun. Kendaraan mengalami persoalan pada pengereman sehingga pengemudi tidak terkendali,” jelasnya.

Dwi menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan.

“Kami masih melakukan penanganan dan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut untuk memastikan penyebab pasti kendaraan kehilangan kendali,” ungkapnya.(Muh/*)

Exit mobile version