Kenang Abuya Djamaluddin, Kadisdik Dayah Tegaskan Dayah Benteng Moral Generasi

Kadisdik Dayah Aceh Besar, Abubakar SAg menghadiri Haul ke 10 Abuya Drs Tgk H Jamaluddin di Dayah Asaasunnajah, Gampong Ateuk Lueng Ie, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (005/2026). FOTO/ BEDU SAINI

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar, Abu Bakar, S.Ag, menghadiri peringatan haul ke-10 almarhum Abuya Drs. Tgk. H. Djamaluddin yang digelar di Dayah Asaasunnajah, Gampong Ateuk Lung Ie, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu (2/5/2025).

Setibanya di lokasi kegiatan, Abu Bakar disambut hangat oleh Pimpinan Dayah Asaasunnajah, Abaty Tgk. H. Syarwani. Suasana penuh keakraban terlihat saat keduanya berjumpa, mencerminkan eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dayah dalam membangun generasi berakhlak di Aceh Besar.
Dalam keterangannya, Abu Bakar menegaskan bahwa sosok Abuya Djamaluddin merupakan figur ulama yang memiliki peran besar dalam membangun fondasi pendidikan berbasis dayah serta membina akhlak umat.

Kadisdik Dayah Aceh Besar, Abubakar SAg foto bersama saat menghadiri Haul ke 10 Abuya Drs Tgk H Jamaluddin di Dayah Asaasunnajah, Gampong Ateuk Lueng Ie, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (005/2026). FOTO/ BEDU SAINI

“Peringatan haul ini bukan hanya mengenang sosok ulama, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam memperkuat pendidikan dayah sebagai benteng moral masyarakat,” ujar Abu Bakar.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan Dayah untuk terus memperkuat eksistensi dayah, baik dari sisi kelembagaan, kualitas pendidikan, maupun kontribusinya dalam kehidupan sosial keagamaan.

“Dayah harus terus kita dorong agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi jati dirinya,” tegasnya.
Menurutnya, semangat keilmuan, keikhlasan, dan pengabdian yang diwariskan Abuya Djamaluddin menjadi inspirasi penting dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak.
Rangkaian kegiatan haul diisi dengan doa bersama, zikir, serta tausiah sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum yang hingga kini tetap dikenang oleh masyarakat Aceh Besar.(Rinaldi)

Exit mobile version