Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Dalam rangka memeriahkan puncak peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-77 dengan semangat “Kemenkeu Melayani Lebih Baik,” Kementerian Keuangan Kantor Perwakilan Aceh menampilkan berbagai kegiatan. Di antaranya, parade defile, pertunjukan musik, pengumuman juara pada perlombaan yang sudah berlangsung sejak terhadap 23 September hingga 28 Oktober 2023 yang disertai dengan pembagian hadiah, kuis, donor darah, dan bazar UMKM binaan Kemenkeu Aceh.
Kegiatan yang diikuti oleh para pegawai dan jajaran Kemenkeu Kantor Perwakilan Aceh dan dihadiri oleh beberapa pimpinan Bank di Aceh serta kepala kantor lainnya, dibuka oleh Kepala Perwakilan Kemenkeu Aceh Safuadi, di dampingi Kakanwil DJP Aceh Imanul Hakim, Kakanwil DJKN Aceh Nofiansyah, dan Kakanwil DJPb Aceh Izharul Haq, di Banda Aceh, Senin (29/10/2023).
Tidak hanya itu, pemilihan ketua panitia untuk perayaan Hari Oeang yang akan digelar pada tahun 2024 mendatang turut dilakukan usai pembukaan. Pemilihan tersebut berdasarkan hasil kemenangan dalam lomba suit, antara Kakanwil DJKN Nofiansyah dan Kakanwil DJPb Izharul Haq, yang membuat hari puncak kegiatan tersebut semakin meriah yang juga disertai sorakan para pegawai dan jajaran Kemenkeu Aceh.
Alhasil, Izharul Haq yang memenangkan 3 ronde permainan suit tersebut, dinyatakan sebagai ketua panitia pelaksana perayaan Hari Oeang ke-78 tahun 2024 mendatang, yang juga disertai penyerahan pataka oleh Safuadi.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Kemenkeu Aceh Safuadi mengucapkan terima kasih, terhadap partisipasi untuk menyukseskan kegiatan tersebut, dan juga terhadap seluruh tamu undangan yang menjadi stakeholder dan mitra dalam membangkitkan perekonomian Indonesia termasuk Aceh. Ia juga mengapresiasikan partisipasi pelaku UMKM, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“UMKM adalah penjaga dan pengawal kestabilan ekonomi Indonesia, kita berikan penghormatan tertinggi terhadap pelaku UMKM,” ucapnya.
Menurutnya, UMKM merupakan garda dan instrumen terkuat dalam menjaga perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, UMKM merupakan entitas yang harus terus dikawal dan dijaga. Peranannya sangat besar, dengan menghadirkan kreativitas produk serta membuka lapangan kerja yang akan membangkitkan pertumbuhan ekonomi.
“UMKM harus terus diberikan kesempatan yang bukan hanya diperkenalkan, namun menjadi bagian yang tidak terpisah dari aktifitas ekonomi. Kami di Kementerian Keuangan selaku entitas yang ditugaskan menggerakkan ekonomi dan menemukan sentra ekonomi baru, maka kami menggandeng pelaku UMKM dalam upaya ini,” ujar Safuadi.
Ia menegaskan, jika menginginkan uang Indonesia mempunyai kekuatan di mata dunia, syarat utama yang harus disiapkan merupakan dari sisi UMKM. “Semakin kuat aktifitas ekonomi kita, semakin kuat produktifitas kita, maka akan menggerakkan mata uang kita. Mata uang yang semakin kuat maka akan kuat pula pengaruh ekonomi dunia yang semakin besar,” kata Safuadi.
Selain itu, Safuadi mengungkapkan, Kementerian Keuangan sudah sejak lama menggaungkan program kepedulian. Di antaranya, peduli bencana, peduli bumi dan peduli wisata, bahkan kepedulian dengan aksi donor darah di seluruh kantor Kemenkeu yang dapat mengumpulkan lebih dari 1.5 ton darah pertahunnya.
Kemudian, kepedulian terbaru yang dicetuskan perdana oleh perwakilan Kemenkeu Aceh merupakan kepedulian terhadap stunting. Dalam mengentaskan permasalahan stunting, Kemenkeu mencoba yang terbaik dengan masuk ke dalam tiga aspek utama yang menjadi kunci pengetasannya.
“Dari berbagai program yang kita gaungkan itu, semuanya menggunakan dana yang diambil dari gaji para pegawai di lingkungan Kemenkeu,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Umum Panitia Netty Hartawati, dalam laporannya menuturkan, berbagai rangkaian kegiatan dalam perayaan HORI ke-77 tahun 2023, yang melibatkan para pegawai Kementerian Keuangan di berbagai daerah Aceh, tidak hanya berisi pertandingan dan perlombaan, tetapi juga bakti sosial sebagai wujud kepedulian pegawai Kemenkeu Aceh terhadap berbagai masalah sosial.
“Berbagai kegiatan itu di antaranya, seperti bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, futsal, catur, serta kegiatan virtual. Ada juga inisiatif bakti sosial seperti Peduli Stunting, bersih-bersih pantai, penanaman pohon, dan donor darah,” sebutnya.
“Kegiatan itu juga di gelar di Zona 1 yang melibatkan pegawai Kemenkeu di daerah Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang. Zona 2 melibatkan pegawai Kemenkeu di Meulaboh, Tapak Tuan, dan Subulussalam. Zona 3 melibatkan pegawai Kemenkeu di Lhokseumawe, Takengon, dan Bireun. Kemudian, zona 4 melibatkan pegawai Kemenkeu di Langsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Netty Hartawati, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kesuksesan acara HORI ke-77. Ia juga mengapresiasi atlet Kemenkeu yang telah berkompetisi dengan jiwa sportivitas yang tinggi.
“Terima kasih atas partisipasi semuanya dalam menyukseskan acara ini, dan kita minta maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara HORI ke-77 tahun ini,” pungkasnya.(WD)
