Kabarnanggroe.com, Idi – Manajemen PT ATAKANA Company (AC) menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Satreskrim Polres Aceh Timur setelah seorang oknum TNI gadungan berinisial UD (50) dipulangkan usai ditangkap. UD disinyalir membackup pencurian buah sawit di Mess Kantor PT AC, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.
Manager Internal PT AC, JM, mengungkapkan bahwa UD dipekerjakan oleh mantan pengelola perusahaan untuk membantu mencuri buah sawit milik PT AC. “Pengakuan oknum TNI gadungan berinisial UD ini, ia disuruh mantan pengelola PS untuk membackup pencurian buah sawit milik PT AC,” ujar JM kepada wartawan, Rabu (29/05/2024).
JM juga menambahkan bahwa dari dalam tas UD ditemukan sebuah senjata api rakitan. “Ironisnya, saat ini oknum TNI Gadungan tersebut telah dilepas setelah ditahan sehingga sangat meresahkan para pekerja,” tambahnya.
Ia berharap pihak Polres Aceh Timur dapat bertindak profesional dalam menangani kasus ini untuk memberikan rasa aman kepada para pekerja. “Saya harap pelaku segera ditangkap bersama dalang dari kehadiran oknum TNI gadungan tersebut,” harapnya.
Kuasa Hukum PT AC, Romy Tampubolon SH, juga berharap agar Satreskrim Polres Aceh Timur menangkap dan mengungkap dalang di balik kerusuhan ini. “Saya harap Satreskrim menangkap oknum TNI gadungan dan mengusut dalang kerusuhan di PT AC,” ujarnya.
Tidak Ada Unsur Pidana
Kapolres Aceh Timur, AKBP Nova Suryandaru menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan unsur pidana pada oknum TNI gadungan tersebut sehingga UD dilepas setelah diamankan selama 1 x 24 jam. “Hasil pemeriksaan tidak masuk unsur pidana, sehingga setelah kita amankan 1 x 24 jam kami kembalikan ke keluarga,” katanya.
Mengenai penemuan senjata yang diduga senjata api rakitan, Kapolres Aceh Timur menjelaskan senjata tersebut sebenarnya adalah airsoft gun. “Yang ditemukan bukan senjata api namun mainan airsoft gun. Airsoft gun itu mainan,” terangnya.
Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja PT AC, yang berharap adanya tindakan lebih lanjut untuk memastikan keamanan mereka dan pengungkapan dalang di balik insiden tersebut. (WD/*)
