Kabarnanggroe.com, Jakarta — Pemerintah membentuk Satuan Tugas Khusus Garuda untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pembentukan satgas ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Atas dasar arahan dari Bapak Presiden, maka dibentuklah Satuan Tugas Khusus Garuda,” ujar Wakil Ketua Satgassus Garuda, Yasbun, di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Yasbun menyampaikan, Satgassus Garuda dipimpin oleh Michael Angelo Langie, sosok yang dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak mumpuni di tingkat global. Michael dikenal sebagai peraih prestasi internasional di bidang teknologi dan inovasi.
“Ia merupakan Juara Dunia IT serta peraih Global Innovation and Technology Award 2025,” ungkap Yasbun, yang didampingi langsung oleh Michael Angelo Langie serta Willem Frans Ansanay.
Menurut Yasbun, tugas pertama yang diemban Satgassus Garuda adalah menangani dampak bencana di Aceh. Saat ini, tim Satgassus telah diterjunkan ke sejumlah titik di provinsi paling barat Indonesia tersebut untuk melakukan langkah-langkah percepatan pemulihan.
Ia menegaskan, Satgassus Garuda diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi wilayah Sumatera pascabencana. Satgas ini memiliki tugas dan fungsi strategis sebagai bagian dari upaya negara dalam memastikan pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan efektif.
“Dengan tugas dan fungsi yang bersifat strategis serta mekanisme kerja khusus, Satgassus Garuda diharapkan mampu menjadi pengungkit pemulihan di daerah terdampak,” pungkasnya.(AMZ)
