Kemendukbangga/BKKBN Aceh Fasilitasi Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim SKM MKes, menghadiri prosesi penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (29/1/2026). FOTO/ DOK MPA

Kabarnanggroe.com, Aceh Tamiang — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (29/1/2026).

Bantuan tersebut berupa paket sembako, Alqur’an, serta kipas angin untuk masjid yang disalurkan melalui program Orang Tua Asuh (OTA) GENTING. Bantuan tersebut berasal dari Inspektur Jenderal Polisi Midi Siswoko SIK selaku Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) bekerja sama dengan Yayasan Kita Bisa, dan disalurkan dengan pendampingan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim SKM MKes mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mempercepat penanganan dampak bencana, khususnya bagi keluarga berisiko stunting dan kelompok rentan.

“Melalui fasilitasi Kemendukbangga/BKKBN Aceh, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir, sekaligus memastikan keluarga berisiko stunting tetap memperoleh dukungan yang berkelanjutan,” ujar Safrina.

Usai penyerahan bantuan, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh bersama mitra lintas sektor juga melakukan koordinasi terkait rencana dukungan lanjutan. Program lanjutan tersebut meliputi bantuan GENTING, layanan dukungan psikososial, sosialisasi kesehatan reproduksi (Kespro), serta pemenuhan kebutuhan meugang bagi masyarakat terdampak banjir.

Suasana penyaluran bantuan dari Akpol dan Yayasan Kita Bisa, bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (29/1/2026). FOTO/ DOK MPA

Safrina menegaskan, Kemendukbangga/BKKBN Aceh berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kependudukan dan pembangunan keluarga, tetapi juga dalam situasi darurat bencana.

“Kami berupaya memastikan perlindungan dan kesejahteraan keluarga tetap terjaga, terutama di wilayah terdampak bencana. Sinergi dengan Akademi Kepolisian dan Yayasan Kita Bisa menjadi contoh nyata kolaborasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Safrina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Akademi Kepolisian, Yayasan Kita Bisa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan dukungan seluruh mitra. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut demi memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Aceh,” tutup Safrina putar

Exit mobile version