Harga Emas di Banda Aceh Melonjak Tajam, Naik hingga Rp730 Ribu dalam 24 Jam

* Tenembus Rp9.950.000 per mayam

Pedagang Toko Emas Bina Nusa kawasan Pasar Aceh, Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, melayani pembeli, Kamis (29/01/2026) FOTO/ M HERIZAL

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Harga emas di Kota Banda Aceh kembali mengalami lonjakan signifikan pada Kamis (29/01/2029), meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan harga emas tersebut terjadi dalam hitungan jam. Bahkan, dalam kurun waktu 24 jam, harga emas tercatat naik hingga Rp730.000 per mayam. Sebelumnya, harga emas berada di angka Rp9.220.000 per mayam, kini menembus Rp9.950.000 per mayam melalui Toko Emas Bina Nusa, Kota Banda Aceh.

Untuk emas murni 24 karat (99,99 persen), harga hari ini dipatok Rp9.950.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan. Sementara itu, harga emas lokal per gram berada di kisaran Rp2.960.000 hingga Rp3.010.000, tergantung jenis dan kualitasnya.

Pramuniaga Toko Emas Bina Nusa, Erwin, mengatakan kenaikan harga emas kali ini tergolong sangat drastis. Meski demikian, minat beli masyarakat justru tetap tinggi sejak pagi hari.

“Walaupun harga emas naik cukup tajam, pembeli masih ramai berdatangan. Bahkan, dalam satu minggu terakhir, jumlah pembeli lebih banyak dibandingkan yang menjual,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, hingga siang hari, harga emas telah mengalami kenaikan sebanyak tiga kali, seiring dengan pergerakan harga pasar yang terus berubah.

“Hari ini saja sudah tiga kali penyesuaian harga. Kami mengikuti pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar yang terus bergerak,” tambahnya.

Menurut Erwin, lonjakan harga emas dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD), sehingga mendorong investor beralih ke emas sebagai aset aman (safe haven).(Zal)

Exit mobile version