Kabarnanggroe.com, Sigli – Dua petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Pidie, usai rapat pleno terbuka penghitungan suara dikabarkan harus dirawat di RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen, Pidie, Selasa (27/2/2024)
Adapun kedua PPK tersebut yang bernama Syaukan (29) bertugas sebagai anggota PPK Mutiara Timur, dan Yuspandi Yusuf (30) bertugas sebagai anggota PPK Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie
Sementara Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tampak harus diinfus setelah selesai rapat Pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kecamatan. Kedua PPK tersebut mengalami kelelahan setelah melakukan proses perhitungan suara di tingkat kecamatan.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KIP Pidie, Edy Gunawan saat dihubungi awak media mengatakan, kedua PPK itu telah membaik, yang kini masih dirawat inap di RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen.
“Mereka berdua dirawat di Rumah Sakit akibat dehidrasi, penyebabnya begadang saat perhitungan suara,” tuturnya.
“Kedua anggota PPK tidak pingsan, hanya mengalami kelelahan saja, karena mereka memburu waktu agar penghitungan rekapitulasi suara di kecamatan cepat tuntas,” demikian Edy Gunawan.(Hrs)
