Kabarnanggroe.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia resmi melantik jajaran Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Rabu (28/1/2026). Dalam pelantikan tersebut, Presiden mengangkat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dr. Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional.
Selain Bahlil, Presiden juga menetapkan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga sebagai anggota DEN, yakni Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Perhubungan, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Menteri Lingkungan Hidup, serta Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Sementara itu, dari unsur pemangku kepentingan, Presiden mengangkat delapan tokoh sebagai anggota Dewan Energi Nasional, masing-masing Joni Jonathan Lomberi, Muhammad Fadhil Hasan, Satia Widha Yuja, Sri Peni Inten Cahyani, Unggul Prianto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Cholid Serazi, dan Surono.
Pelantikan ini menandai babak baru dalam penguatan tata kelola energi nasional. Pemerintah menegaskan komitmen untuk menempatkan sektor energi sebagai prioritas strategis pembangunan nasional.
“Pelantikan ini menjadi bagian penting dari fokus pemerintah di bidang energi. Kita semua tahu, salah satu program utama Presiden Prabowo adalah kedaulatan energi, ketahanan energi, dan swasembada energi,” ujar Bahlil Lahadalia usai pelantikan.
Menurut Bahlil, Dewan Energi Nasional memiliki peran strategis dalam menyusun dan mengawal arah kebijakan serta peta jalan (roadmap) energi nasional secara terpadu dan berkelanjutan.
“Ini adalah bentuk komitmen Presiden yang memberikan perhatian khusus terhadap sektor energi sebagai prioritas pembangunan. Dewan Pengarah DEN diketuai langsung oleh Presiden, dan saya sebagai Ketua Harian akan menjalankan tugas-tugas sesuai arahan Presiden,” tegasnya.
Ia berharap, dengan formasi baru DEN, seluruh agenda strategis di sektor energi dapat diselesaikan secara terukur dan selaras dengan visi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.(Hadi)
