Relawan Dewan Kesenian Aceh Tembus ke Bener Meriah

*Melalui Jalur Bireuen Bawa Donasi dari FKIP Universitas Borneo Tarakan

Ketua Dewan Kesenian Bener Meriah (DKBM) Munawir Arloti menyerahkan bantuan kepada seniman dan masyarakat terdampak banjir dan longsor di Bener Meriah, Kamis (25/12/2025). FOTO/ DOK DKA

Kabarnanggroe.com, Redelong – Sejumlah donatur dari luar Provinsi Aceh menyalurkan bantuan bagi para seniman di wilayah dataran tinggi Gayo yang terdampak tanah longsor dan banjir bandang. Bantuan tersebut berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Timur, dan disalurkan melalui Dewan Kesenian Aceh (DKA).

Bantuan berupa paket sembako itu diperuntukkan bagi seniman yang menjadi korban bencana di ruas jalan Takengon–Blangkejeren, tepatnya di lintas jalan Simpang Serule menuju Bintang, kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah pada 26 November 2025.

Proses pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur darat oleh relawan DKA Aceh dari Kota Juang Bireuen menuju Kabupaten Bener Meriah. Namun, perjalanan bantuan sempat terkendala kondisi infrastruktur yang rusak akibat dibterjang banjir bandang.

Ketua Dewan Kesenian Bener Meriah, Munawir Arloti kepada media ini mengatakan bahwa semula bantuan direncanakan diangkut melalui jalur darat dari Lhokseumawe–Bener Meriah. Akan tetapi, jalur tersebut masih dalam tahap perbaikan pascabencana sehingga pengiriman, terpaksa dialihkan melalui rute Bireuen–Takengon. Kamis (25/12/2025)

“Di kawasan Tenge Besi, jembatan darurat pengganti jembatan lama juga masih diperbaiki dan diberlakukan sistem buka-tutup. Akibatnya, bantuan baru bisa tiba di Bener Meriah pada Kamis (25/12/2025),” kata Munawir kepada awak media.

Ia menjelaskan, selama menunggu akses jalan memungkinkan, bantuan tersebut sempat dititipkan di salah satu pondok pesantren setempat sebelum akhirnya dijemput oleh Dewan Kesenian Bener Meriah.

Armada penegantar barang bantuan milik DKA untuk disalurkan kedapa masyarakat terdampak banjir dan longsor di Bener Meriah, Kamis (25/12/2025). FOTO/ DOK DKA

Meski sempat mengalami kemacetan berjam-jam di tengah perjalanan, bantuan akhirnya tiba di Bener Meriah sekitar pukul 15.00 WIB. Kamis 25/12/2025. Selanjutnya, bantuan diserahkan kepada sejumlah seniman dan anggota rombongan yang terdampak langsung bencana tanah longsor dan banjir bandang.

Para seniman tersebut sebelumnya sempat terjebak longsor selama empat hari saat dalam perjalanan pulang usai tampil dalam pertunjukan seni Didong dari Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pada tanggal 26 November 2025.

Sebelum penyaluran bantuan, Ketua Dewan Kesenian Bener Meriah (DKBM) Munawir Arloti telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Selanjutnya Dewan Kesenian Bener Meriah akan melaporkan kembali kepada pemerintah daerah terkait data seniman penerima bantuan.

Munawir berharap bantuan dari para donatur terus mengalir, mengingat masih banyak seniman baik seni tradisi maupun seni lainnya yang turut merasakan dampak bencana tersebut.

“Kami sudah menyampaikan data seniman, baik tradisi maupun modern, kepada Dewan Kesenian Aceh. Kami juga berharap lembaga atau organisasi lain dapat berkoordinasi dengan DKA agar pendataan seniman tidak tumpang tindih,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DKA Provinsi Aceh Dr. Teuku Afifuddin, M.Sn saat di hubungi media ini mengatakan. Dalam masa tanggap darurat ini kita terus bekerja dalam senyap, berjuang tanpa lelah, dengan seni kami berbagi untuk kemanusian. Kami juga sudah dua kali menyurati Kementerian Kebudayaan agar dapat segera mengatur strategi dalam penanganan bencana yang berdampak pada kebudayaan”

Ia juga menambahkan. Sebelumnya untuk Bireun donasi juga telah disalurkan dari Lembaga Suasana (Suara Teater Nusantara). Untuk Kabupaten Aceh Tamiang masih terus berjalan sampai hari ini. Beberapa Kabupaten lain kita masih terus berusaha untuk terus bisa hadir,” tutupnya.(Mar/*)

Exit mobile version