Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Pemkab Aceh Besar melalui Dinas Sosial mengantar bantuan kemanusian untuk Cut Melly Yanti (41) warga Lam Isek Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar yang menderita kanker sejak tahun 2021, Senin (26/8/2024).
Cut Melly dengan kondisi sakit terpaksa harus menanggung 3 orang anak dua laki-laki satu perempuan, anak tertua sudah kelas satu SMP sedangkan kedua adik nya satu laki dan wanita sama sama kelas dua SD. Sedangkan Ayah mereka sudah menghilang sejak tiga tahun lalu tidak tau dimana rimbanya.
“Saat ini kami tinggal dirumah kontrakan jangan kan untuk biaya pengobatan untuk makan sehari hari saja sangat sulit untung ada kepedulian dari para tetangga dan dermawan lainnya,” kata Cut Melly diiringi isak tangis sedih.
Plt Kadis Sosial Aceh Besar Aulia Rahman SSTP M SI yang diwakili Kasie Linjamsos Sofiatudsin ,SE, mengatakan, untuk saat ini kondisinya sudah sangat parah karena tidak ada biaya untuk berobat.
“Kondisi saat saat ini menurut anak anaknya mamaknya hanya tidur saja karena sakit yang ia derita,” kata Aulia.
Menurutnya, saat Tim Dinsos hadir yang turut disaksikan TKSK Peukan Bada Aguslinda dan Ibu Kadus Pahlawan Lam Isek Maysarah nampak sedikit bersemangat sehingga mampu keluar kamar untuk menerima bantuan berupa sandang dan pangan.
“Tadi waktu kita datang kelihatan sedikit semangat, beliau sudah bisa keluar kamar,” terangnya.
Ia menuturkan Pemkab Aceh Besar menyerahkan batuan kemanusiaan yang diterima Kasie PMG Kecamatan Peukan Bada Ahmad Husen, SAg untuk selanjutnya diserahkan kepada Cut Melly Yanti. Menurutnya, ini adalah kepedulian Pemerintahkan Kabupaten Aceh Besar kepada warganya yang mengalami kesulitan, baik itu bencana alam,bencana kemanusian akan hadir disaat yang tepat.
“Ini bentuk kepedulian Pemkab Aceh Besar untuk masyarakat, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, mengintruksikan kami untuk cepat dan tanggap terkait dengan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat, karena hal tersebut sebagai wujud pemerintah selalu ada ditengah masyarakat,” ucapnya.
Ia menuturkan, keberadaan Cut Melly diketahui melalui laporan pilar sosial Dinsos Aceh Besar yang bertugas di Peukan Bada.
“Bermula dari laporan TKSK setempat kita segera bergerak untuk memberi bantuan semoga bantuan sedikit mengurangi beban hidup mereka yang sudah tidak ada lagi tulang punggung untuk mencari biaya hidup,” pungkasnya. (Cboy)
