Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Menyambut Kedatangan Presiden Jokowi dalam rangka kick off penyelesaian kasus pelanggaran HAM, Pospera Aceh mengucapkan terima kasih setinggi tingginya kepada Presiden Jokowi yang telah menunjukkan komitmennya terhadap penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM terkhusus yg terjadi di Aceh.
Ketua DPD Pospera Aceh, Fahkrurazi SPd, mengatakan, kebijakan Presiden ini tentunya akan menjadi fondasi yg kuat bagi penegakan dan penghormatan terhadap nilai-nilai HAM dimasa depan.
“Bangsa dan negara Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang kearah yang lebih maju dimana nilai-nilai HAM akan dijaga dan dihormati oleh setiap elemen bangsa,” katanya, di Banda Aceh, Senin (26/6/2023).
Pada momen itu, Pospera Aceh juga menyampaikan beberapa hal kepada Presiden Jokowi diantaranya pertama agar Presiden Jokowi berkenan menetapkan Rumoh Geudong secara resmi sebagai situs sejarah dan pusat monumen HAM di Indonesia.
Kedua agar pemerintah terus melakukan pemenuhan hak-hak masyarakat korban seadil-adilnya sehingga kesejahteraan masyarakat korban dapat segera terwujud.
Hal ketiga, Pemerintah terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap jumlah korban di Aceh (dengan membuka kemungkinan bahwa masih ada korban yang belum terdata dengan baik.
Keempat harapannya, agar Presiden Jokowi membuat kebijakan afirmasi supaya anak-anak korban mendapatkan akses khusus terhadap lapangan pekerjaan di berbagai lembaga pemerintahan baik di pusat maupun daerah.
Sementara kelima, Pospera Aceh mendukung penuh setiap upaya presiden Jokowi dalan penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Aceh.
Diakhir konferensi pers, Ketua DPD Pospera Aceh, Fahkrurazi SPd pembicaraan, berharap semua ikhtiar yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Aceh akan segera terwujud dalam waktu dekat ini. “Semoga para masyarakat korban mendapatkan hak hak mereka seadil adilnya,” pungkasnya.(AMZ/*)
