Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simeulue, H Asluddin SE bersama rombongan bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, di Banda Aceh, Jumat (26/5/2023) sore.
Kedatangan Sekdakab Simeulue disambut oleh Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin didampingi Sekretaris Muhammad Zairin, Wakil Sekretaris Abdul Hadi, Wakil Ketua Bidang Organisasi Zainal Arifin M Nur diwakili M Nazar A Hadi, dan Anggota Seksi Keagamaan Afrizal Woyla.
Dalam pertemuannya dengan Pengurus PWI Aceh, Sekda Simeulue berharap insan pers terus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam melaksanakan berbagai program untuk kepentingan masyarakat.
Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin menginformasikan tentang kepengurusan PWI Simeulue yang masih berstatus Balai diketuai Al-Ashab namun kepengurusan tersebut sudah berakhir pada April 2023.
“Saat ini ada empat anggota PWI di Simeulue yang berstatus Anggota Biasa dan tiga Anggota Muda. Jika keempat Anggota Biasa tersebut tidak terganjal dengan PD/PRT PWI untuk menjadi pengurus, maka sudah memenuhi syarat PWI Simeulue naik status dari Balai menjadi Pengurus PWI Kabupaten,” kata Muhammad Zairin.
Dikesempatan itu, Ketua PWI Aceh berharap apapun nantinya keputusan yang akan dilaksanakan baik oleh PWI Pusat maupun PWI Aceh. “Apakah peningkatan status atau kembali ke Balai tetap diharapkan support dari Pemkab Simeulue agar anggota PWI, baik personal maupun organisasi bisa semakin profesional dalam melaksanakan fungsinya,” harap Nasir Nurdin.
Siap mendukung
Terkait rencana Konferensi I PWI Kabupaten Simeulue, menurut Sekda Asluddin sudah disampaikan oleh Pengurus Balai PWI Simeulue ke pihaknya. “Secara lisan sudah saya teruskan ke Pak Pj Bupati dan beliau mengatakan siap mendukung,” ungkap Asluddin.
Pemkab Simeulue, lanjut Asluddin sangat berharap agar insan pers terus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam melaksanakan berbagai program untuk kepentingan masyarakat. “Kritik konstruktif dari media sangat diharapkan agar apa yang dilakukan oleh pemerintah tetap berjalan sesuai ketentuan sehingga masyarakat bisa menikmati hasil dari setiap program yang dilaksanakan,” kata Asluddin.
Keberadaan insan pers di Simeulue diharapkan oleh Asluddin bisa ‘menjual’ berbagai potensi daerah sehingga bisa mempermudah pemerintah menarik investor untuk berinvestasi. “Tentu saja kami tidak alergi dengan pemberitaan media tetapi pemberitaan yang digarap secara profesional tentu tidak akan memunculkan kebingungan masyarakat apalagi image negatif,” demikian H Asluddin SE, Sekdakab Simeulue.(Mar/*)
