Meski Minim Anggaran, IPQAH Aceh Besar Kembali Gelar Safari Tadarus Ramadhan 1447 H

Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari Qariah dan Hafizh Hafizah Aceh Besar (IPQAH) sedang melaksanakan program Safari Tadarus Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Besar Abu Indrapuri, Jum’at (27/02/2026) malam. FOTO/DOK IPQAH

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Pengurus Ikatan Persaudaraan Qari Qariah dan Hafizh Hafizah Aceh Besar (IPQAH) kembali melaksanakan program Safari Tadarus Ramadhan 1447 Hijriah. Meski tahun ini tanpa dukungan anggaran khusus, kegiatan syiar Al-Qur’an tersebut tetap digelar secara sederhana di dua lokasi berbeda.

Kegiatan perdana berlangsung di Masjid Besar Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, pada Jumat malam (27/3/2026) usai pelaksanaan shalat tarawih. Safari Tadarus ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IPQAH Aceh Besar, Tgk. H. T. Mardhatillah, SHI, MH, bersama sejumlah qari terbaik Aceh Besar.

Selanjutnya, kegiatan kedua digelar di Masjid Hidayatul Islam Tgk. Nyak Arief, Kemukiman Lamreung, Kecamatan Krueng Barona Jaya, pada Sabtu malam (28/3/2026). Di masjid tersebut, tim tadarus dipimpin langsung oleh Ketua Umum IPQAH Aceh Besar, Tgk. M. Ruslan, S.Ag.

Ketua Umum IPQAH Aceh Besar, Tgk. M. Ruslan, S.Ag, menyampaikan bahwa pada Ramadhan tahun ini pihaknya hanya mampu mengunjungi dua masjid karena keterbatasan anggaran organisasi. Meski demikian, ia mengapresiasi semangat dan komitmen para qari yang tetap bersedia berpartisipasi demi menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

“Walaupun dengan kondisi serba terbatas, para qari tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menjaga syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ini patut kita syukuri dan apresiasi,” ujarnya.

Ia berharap ke depan adanya dukungan lebih luas dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, agar program Safari Tadarus dapat menjangkau lebih banyak masjid di seluruh wilayah Aceh Besar. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya membumikan Al-Qur’an serta menjaga semangat generasi muda dalam mencintai dan mempelajari kitab suci.

“Semoga ke depan dukungan semakin kuat, sehingga lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dapat terus bergema dan menjadi cahaya dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.(Herman)

Exit mobile version