Kabarnanggroe.com, Lhoksukon – Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan melalui aksi nyata di wilayah terdampak bencana banjir. Personel Koramil 14/Tanah Jambo Aye Kodim 0103/Aceh Utara, bersama personel BKO dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina dan Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya, turun langsung membersihkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Tanah Jambo Aye yang lumpuh total akibat timbunan lumpur sisa material banjir yang terjadi sekitar dua bulan lalu, Senin (26/1/2026).
Sekolah tersebut sebelumnya tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar karena halaman hingga ruang-ruang kelas tertutup lumpur tebal. Kondisi ini membuat proses pendidikan para siswa terhenti, sehingga diperlukan langkah cepat dan terpadu untuk memulihkan fungsi sekolah agar dapat kembali digunakan secara normal.
Dengan penuh semangat pengabdian, para prajurit TNI AD berjibaku di tengah lumpur yang menutupi area sekolah. Mereka bekerja bahu-membahu mengangkat material banjir, membersihkan ruang kelas, serta menata kembali lingkungan sekolah. Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak yang terdampak langsung bencana alam.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel TNI mengerahkan alat berat berupa satu unit ekskavator mini untuk mempercepat proses pengangkatan lumpur dan material banjir. Selain itu, satu unit tangki air juga digunakan untuk menyemprot dan membersihkan sisa-sisa lumpur yang menempel di lantai, dinding, dan fasilitas sekolah lainnya. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan terencana agar hasil pembersihan maksimal serta aman bagi bangunan sekolah.
Tidak hanya fokus pada pembersihan, personel TNI juga melaksanakan renovasi sarana dan prasarana sekolah guna mempercepat pemulihan fungsi bangunan. Renovasi yang dilakukan meliputi pengecatan enam ruang kelas, perbaikan plafon yang rusak akibat terendam air, pembenahan bangunan toilet, serta penataan kembali halaman sekolah agar lebih rapi dan layak digunakan. Seluruh pekerjaan ini dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kebersihan lingkungan sekolah.
Hingga hari ketujuh pelaksanaan kegiatan, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 40 persen dan terus dikebut agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu. Personel gabungan dari Koramil 14/Tanah Jambo Aye dan satuan Zeni TNI AD bekerja secara bergiliran dan terkoordinasi untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Kegiatan renovasi dan pembersihan ini ditargetkan rampung dalam waktu satu pekan, sehingga Sekolah Dasar Negeri 19 Tanah Jambo Aye dapat kembali digunakan dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan normal seperti sedia kala. Diharapkan, setelah proses ini selesai, para siswa dapat kembali menimba ilmu dengan nyaman dan aman tanpa harus khawatir terhadap kondisi bangunan sekolah.
Di sela-sela kegiatan, Danramil 14/Tanah Jambo Aye menyampaikan bahwa pengerjaan renovasi dan pembersihan telah berlangsung sekitar satu minggu dengan progres mencapai 40 persen. Ia menegaskan bahwa seluruh personel tetap ditanamkan semangat untuk bekerja maksimal dalam membantu masyarakat, khususnya demi kepentingan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
“Pengerjaan ini sudah berjalan sekitar satu minggu dengan progres mencapai 40 persen. Kami tetap menanamkan semangat kepada seluruh personel untuk bekerja maksimal membantu masyarakat, khususnya anak-anak agar dapat segera kembali bersekolah. Kami berharap fasilitas pendidikan ini bisa segera digunakan kembali,” ujar Danramil 14/Tanah Jambo Aye.
Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI AD, khususnya Koramil 14/Tanah Jambo Aye dan personel Zeni TNI AD, atas bantuan yang telah diberikan. Menurut pihak sekolah, tanpa dukungan dan kerja keras dari TNI, proses pembersihan dan renovasi sekolah tentu akan memakan waktu lebih lama dan menghambat kelangsungan kegiatan belajar mengajar.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membersihkan dan merenovasi sekolah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, para guru, dan terutama bagi para siswa yang sudah lama tidak dapat belajar di sekolah. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap salah satu perwakilan pihak sekolah.
Diharapkan, melalui sinergi antara TNI, pihak sekolah, dan masyarakat setempat, proses pemulihan pascabanjir di wilayah Tanah Jambo Aye dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya dalam bidang kemanusiaan dan pendidikan. Dengan demikian, semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga demi mewujudkan Aceh Utara yang lebih tangguh dan sejahtera pascabanjir.(Mar)
