Masyarakat Lampuuk Aceh Besar Gelar Zikir dan Doa Bersama

*Kenang 21 Tahun Tsunami Aceh

Suasana pelaksanaan zikir dan doa bersama untuk mengenang 21 tahun peristiwa tsunami Aceh, di Masjid Rahmatullah Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (25/12/2025) malam. FOTO/ WAHYU

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Masyarakat Kemukiman Lampuuk, menggelar zikir dan doa bersama untuk mengenang 21 tahun peristiwa tsunami Aceh, di Masjid Rahmatullah Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (25/12/2025) malam.

Kegiatan yang diikuti ratusan jamaah dari Kemukiman Lampuuk dan wilayah sekitarnya tersebut, dipimpin oleh Abi Asbahani Sofyan SSos MM, Pimpinan Dayah Misbahudh Dhulam Al-Aziziyah Lueng Putu, Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam tausiahnya, Abi Asbahani Sofyan mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga keimanan dan tidak menduakan Allah SWT dalam kondisi apa pun. Ia menekankan pentingnya mensyukuri nikmat kehidupan serta mempersiapkan diri menghadapi kematian yang pasti datang kepada setiap manusia.

“Sebagai hamba Allah SWT, kita tidak boleh sedetik pun menduakan-Nya atau kufur terhadap nikmat yang telah diberikan. Saat hidup, kita harus selalu ingat bahwa kematian itu pasti,” ujar Abi Asbahani.

Ia juga menyampaikan, seluruh perbuatan manusia, baik maupun buruk, akan diperlihatkan kembali ketika sakaratul maut tiba. Karena itu, umat Islam diajak untuk memperbanyak amal saleh serta meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Apa yang kita lakukan selama hidup akan diperlihatkan kembali. Maka perbanyaklah amalan, jauhi kemaksiatan, dan perbanyak shalawat kepada Baginda Rasulullah SAW,” tuturnya.

Lebih lanjut, Abi Asbahani mengatakan, setiap musibah yang terjadi hendaknya menjadi pengingat bagi manusia agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan tidak terjerumus ke dalam perbuatan maksiat.

Ketua Panitia Pelaksana Muzakir (kiri), di Masjid Rahmatullah Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (25/12/2025) malam. FOTO/ WAHYU DESMI

Selain mendoakan para korban tsunami Aceh tahun 2004, ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan saudara-saudara di sejumlah wilayah Pulau Sumatra, khususnya Aceh, yang saat ini tengah dilanda musibah banjir.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muzakir, mengungkapkan, zikir dan doa bersama yang digelar pada malam tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan dalam mengenang 21 tahun tsunami Aceh di Kemukiman Lampuuk.

“Puncak peringatan 21 tahun tsunami Aceh akan dilaksanakan besok dengan agenda zikir akbar, yasinan, dan doa bersama yang akan dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Namun, masyarakat Lampuuk juga berinisiatif menggelar zikir dan doa pada malam ini,” kata Muzakir.

Di sisi lain, Ia menyatakan, persiapan untuk kegiatan puncak peringatan telah mencapai sekitar 90 persen. Panitia juga telah menyiapkan lebih dari 4.000 kursi untuk menampung jamaah yang diperkirakan akan membludak.

Pariwisata Aceh

“Kami memprediksi kegiatan besok akan dihadiri oleh ribuan masyarakat Aceh Besar,” pungkas Muzakir.(Wahyu)

Exit mobile version