Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Sedikitnya 13 pecatur dari Tanah Rencong, Aceh antusias menghadapi pecatur tangguh level international dari berbagai negara di Asia, Amerika dan Eropa pada kejuaraan terbuka internasional FIDE Ratings Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) di Grand Inna Hotel, Medan, Sumatera Utara, 4 – 10 Desember 2023.
Dari penulusuran kabarnanggroe.com, Sabtu (25/11/2023), jelang 10 hari lagi pagelaran event tersebut, sudah 13 pecatur Aceh yang mendaftarkan diri dan yang menyatakan akan ambil bagian ingin bertarung dengan grand master (GM) dari manca negara.
Dari 13 pecatur Aceh itu, enam diantaranya yaitu Master Nasional (MN) Dika Ibrahim (Banda Aceh), Atlet Pelatda PON Aceh MN Sarmadoli (Aceh Besar), Erjan Akbar Nasution (Aceh Selatan), Firanda Girsang (Aceh Tengah) keempatnya berdomisi di Medan, Juanda (Aceh Tenggara) dan seorang pecatur putri MN Klarisa Sabila (Banda Aceh) sudah mendaftar langsung secara mandiri.
Sementara enam pecatur lainnya menyatakan akan segera mendaftar yaitu M Akbar (Kobra 512, Aceh Besar), Muhammad Ali Susanto (Pidie Jaya), Heri Susanto, Asnawi, Musliadi (Banda Aceh), Agussalim (Pidie), Saiful Bahri (Bireuen).
Menurut para pecatur tersebut antusias dan bernyali ikut kejuaraan internasional RKBN, karena berkesempatan bertarung dengan grand master tangguh dari berbagai negara, sehingga meningkatkan kemampuan bermain dan mental bertanding.
Selain itu, berkesempatan bertanding pada event terbuka internasional yang diikuti pecatur tangguh dari banyak negara di Asia, dan Erofa yang jarang ada digelar di Medan Sumatera Utara, yang mudah terjangkau untuk mengikutinya.
Hadapi Grand Master
“Saya sudah mendaftar kemarin. Mengikuti kejuaraan ini kesempatan bagi saya bertanding dengan para pecatur tangguh bergelar FM, IM dan GM dari berbagai negara, sehingga menambah pengalaman bertanding dan meningkatkan tehnik bermain catur,” ujar Juanda salah seorang pecatur tangguh Aceh berstatus non gelar dari Aceh Tenggara ini.
Begitu juga, Dika Ibrahim yang namanya sudah tercantum dalam land up klasemen kejuaraan kategori terbuka di plat form result chess, menyebutkan, ambil bagian dalam event ini berusaha mendapatkan norma gelar FIDE Master. “Paling tidak saya bisa mendapatkan norma FM,” ujar Dika yang baru saja meraih gelar master nasional di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 49 di Jakarta, Maret 2023.
“Saya akan ikut di kategori terbuka, karena ingin dan kesempatan bertarung dengan master-master international dan grand master tangguh,” sebut juara catur HUT 11/2023 Media Pos Aceh, M Akbar.
Sudah Seratusan
Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Asril melalui Ketua Bidang Pertandingan, Arif Rahman Saragih FM menyebutkan, sudah ratusan pecatur dari 11 negara mendaftar dan menyatakan diri akan ambil bagian pada kejuaraan memperebutkan hadiah total 240 juta ini. Para pecatur non gelar, MN, MF, MI hingga GM.
Arif mengatakan, hingga Kamis (23/11/2023) tercatat sudah enam pecatur bergelar Grand Master dari Vietnam, Filipina, Banglades dan India yang sudah mendaftar dan menyatakan siap bertarung pada kejuaraan internasional berlebel “International Chess Championship” yang digagas RKBN ini.
Selain itu sebutnya, juga sudah lima International Master, enam FIDE Master yang mendaftar. Saat ini 80 lebih pecatur yang sudah resmi mendaftar, berasal dari berbagai provinsi di Indonesia serta dari sejumlah negara Asia hingga Eropa.
Sesuai kebiasaan di berbagai kejuaraan, Ia memperkirakan menjelang 10 hari lagi pelaksanaan event ini, akan bertubi-tubi para pecatur yang mendaftar. “Kalau kategori terbuka (open) dan challenger sudah mencapai kuota masing-masing 200 peserta, pendaftaran ditutup,” ujarnya.
Arif menyebutkan, untuk kategori open memberikan hadiah pemenang peringkat 1 hingga 20, kategori challengger peringkat 1 hingga 10. Untuk lebih jelas tentang informasi kejuaraan, rincian hadiah dan register buka https://www.rkbn-chess-internasional.com
Sebutnya, kejuaraan ini juga memberikan hadiah masing-masing peringkat 1 – 5 pemain terbaik putri, junior U-13 dan veteran U-55. Juga mempertandingkan kategori catur blitz (kilat) yang memberikan hadiah bagi pemenang ranking 1 – 10.
Memiliki FIDE Rate
Pihaknya juga mengundang tujuh pecatur bergelar Grand Master (GM) dari manca negara. Bagi pecatur bergelar GM, International Master (IM), Women Grand Master (WGM), Women International Master (WIM) bebas atau gratis biaya pendaftaran.
Arif Rahman mengatakan, event catur internasional ini merupakan event FIDE Ratings sehingga semua peserta atau pecatur yang ikut kejuaraan ini memiliki FIDE Rate.
Karena itu, katanya, bagi pecatur yang ikut kejuaraan ini kesempatan menaikkan elo rating untuk mendapatkan norma gelar FM, IM bahkan norma GM.
Didukung Bobby Nasution
Disebutkannya, pagelaran event catur terbuka level internasional yang tercatat dan diakui badan dunia olahraga catur yakni FIDE ini sangat direspon dan didukung Walikota Medan, Bobby Nasution.
Katanya, Bobby Nasution sangat respek dan mendukung even catur internasional FIDE Ratings ini, karena Medan dan Sumatera Utara umumnya sangat dikenal sejak dari dulu dalam olahraga catur, gudangnya para pecatur tangguh Indonesia.
Oleh karena itu, melalui gelaran event catur internasional yang spektakuler di penghujung 2023 ini dapat menjadi motivasi membangkitkan kembali semangat dan prestasi dunia olahraga catur Kota Medan dan Sumatera Utara. (Sdm).
