Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pihak perusahaan PT A Astra akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait insiden sopir truk milik PT A Astra yang menabrak water barrier sebagai pembatas pos pemeriksaan di Jembatan Kuta Blang, Tingkeum, Kabupaten Bireuen, Senin 23 Februari 2026.
Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh seorang pria yang mengaku sebagai perwakilan PT A Astra. Dalam penyampaiannya, ia didampingi oleh petugas Dinas Perhubungan serta personel TNI.
Dalam pernyataannya, perwakilan perusahaan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada anggota Dinas Perhubungan yang bertugas saat kejadian berlangsung.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kami dari perwakilan perusahaan PT A Astra memohon maaf sebesar-besarnya kepada anggota Dinas Perhubungan yang bertugas pada Senin pagi, 23 Februari 2026. Akibat ulah sopir kami telah terjadi kerusuhan di pintu portal Kuta Blang Tingkeum,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak perusahaan telah menindaklanjuti insiden tersebut dengan memberikan sanksi tegas kepada sopir yang bersangkutan.
“Untuk sopir yang melakukan kesalahan sudah kami tindak lanjuti dan telah kami berhentikan. Ke depan kami berjanji tidak akan mengulangi kejadian yang sama lagi,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, sopir truk diduga nekat menerobos pemeriksaan beban kendaraan di jembatan Bailey Kuta Blang dan menabrak water barrier pembatas titik pemeriksaan meski telah dihentikan petugas.
Peristiwa tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi sebelum akhirnya situasi dapat dikendalikan oleh petugas yang berjaga.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, khususnya dalam pengawasan kendaraan bertonase besar yang melintasi jembatan tersebut.(Hadi)
