Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Antusias masyarakat untuk memasukan anak ke sekolah negeri cukup tinggi, mengaca dari hasil evaluasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2023 di Kota Banda Aceh tak banyak menyisakan bangku kosong, semua kuota siswa baik tingkat SD dan SMP di Banda Aceh terpenuhi.
“Karena itu PPDB diluar zonasi tidak bisa mengisi kekosongan bangku apabila sudah terpenuhi kuota,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh, Sulaiman Bakri, SPd, MPd, di Banda Aceh, Minggu (23/7/2023).
Menurut Sulaiman, proses penjaringan siswa hanya diterima khusus jalur zonasi yang radiusnya dekat dengan sekolah.
“Pada PPDB ditetapkan kuota sesuai jumlah siswa yang ada di Banda Aceh, jadi, ketika sudah terpenuhi maka dari daerah lain tidak bisa mengisi, kecuali ada kuota yang kosong,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, proses penjaringan PPDB tahun ini untuk TK, SD, maupun SMP telah berjalan lancar tanpa ada kendala berarti.
“Kalaupun ada kendala, karena beberapa siswa memilih salah satu sekolah yang bukan zonasinya, itu sudah sering terjadi, karena menganggap itu sekolah favorite, pada intinya semua sekolah saat ini sama,” terangnya.
Sulaiman menjelaskan, bangku kosong diberikan pada PPDB jalur prestasi, perpindahan orang tua, zonasi dan afirmasi. Evaluasi PPDB 2023 menurut dia hanya pendaftaran melalui zonasi radius dan nilai yang memenuhi kuota.
“Bahkan ada beberapa siswa di perbatasan Aceh Besar tereliminasi, walaupun domisilinya tak jauh dengan sekolah di Banda Aceh,” ucapnya.
Selain itu, Sulaiman juga menuturkan, untuk jalur zonasi, sudah diperhitungkan sesuai dengan jumlah siswa dan kuota, sehingga PPDB tahun ini tak banyak menyisakan bangku kosong.
“Semua sudah diperhitungkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah menyediakan rombongan belajar (rombel) disekolah masing-masing,” pungkas Sulaiman. (Fajar/AMZ)
