Pelatih Sepak Bola Pra PORA Aceh Besar Mulai Terapkan Strategi Bertanding

Pelatih sepak bola Pra PORA Aceh Besar, Mukhlis Nakata memberi arahan kepada pemainnya tentang pergerakan yang harus dilakukan saat menyerang dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (22/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pelatih sepak bola Pra PORA Aceh Besar, Mukhlis Nakata bersama asistennya, M Hidayat mulai menerapkan strategi dalam memainkan bola di lapangan.

Pelatihan yang dilaksanakan kembali di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar diawali dengan lari keliling lapangan, termasuk tiga kiper, bagian dari pemanasan sebelum melakoni latihan yang diterapkan Nakata.

Tahap pertama, pemain membentuk lingkaran untuk membuat gerakan maju mundur, bagian dari skema serangan dan bertahan. Bagian penting lainnya, latihan passing dan crossing bola secara cepat dan tepat.

Pelatih sepak bola Pra PORA Aceh Besar, Mukhlis Nakata memberi contoh memberi operan crossing dan passing yang mudah diterima temannya dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (22/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Seluruh pemain dilibatkan dalam skema ini secara bergantian dengan tujuan dapat melakukan serangan dengan baik yang dimulai dari bawah sampai area pertahanan lawan.

Namun, Nakata yang melihat pemain membuat kesalahan, langsung memberi contoh cara memberi umpan dengan baik kepada pemain lainnya, sehingga akan mudah dikontrol untuk selanjutnya diberaikan kepada pemain lain.

Passing panjang dan crossing dengan baik menjadi fokus dalam latihan kali ini, sehingga akan terbentuk sebuah tim yang solid dan kuat dalam memainkan perannya dalam pertandingan.

Pemain sepak bola Pra PORA Aceh Besar melaksanakan latihan menyerang dan bertahan dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (22/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Latihan ini bagian dari kelanjutan sehari sebelumnya, membentuk formasi tim, walau belum sepenuhnya berhasil diterapkan oleh seluruh pemain. Nakata sempat menyatakan anak asuhnya harus dilatih per individu, berdasarkan posisi yang diembannya, mulai dari bek, gelandang, sayap dan striker.

Seusai latihan passing dan crossing, dilanjutkan latihan menyerang dengan satu tim utuh dan satu tim hanya berisi pemain bertahan, termasuk kiper. Dalam latihan ini, pergerakan pemain seperti dalam latihan sebelumnya harus ditunjukkan dengan baik.

Jika ada pemain salah menempati posisi, maka Nakata langsung menghentikan laga untuk memberi petunjuk posisi mana yang harus ditempati saat memberi tekanan kepada lawan.

Latihan kembali dilanjutkan dengan aliran bola dimulai dari kiper untuk diberikan kepada pemain terdekat, selanjutnya melakukan serangan dari kaki ke kaki atau juga passing jauh ke depan.

Dua pemain sepak bola Pra PORA Aceh Besar terjatuh saat saling berebut bola dalam show game di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (22/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Pemain bertahan yang memiliki peran penting dalam menjaga areanya dari serangan lawan, sekaligus membantu serangan dari bawah dengan melewati tekanan dari pemain lawan.

Pada skema lainnya, kiper menendang jauh bola ke tengah lapangan yang disambut dengan kepala diberikan kepada timnya untuk melakukan serangan yang dihadang pemain bertahan.

Skema lainnya juga diterapkan dalam upaya memberi tekanan kepada lawan untuk menggagalkan serangan dan pemain bertahan bersiap menerima serangan. Kiper yang menjaga gawang juga memantau pergerakan bola agar tidak kebobolan.

Latihan penempatan posisi ini, bagian dari pembentukan formasi tim dilanjutkan dengan show game satu lapangan, tim A berhadapan dengan tim B. Pada bagian ini, Nakata juga terus memantau pergerakan anak asuhnya yang diharapkan lolos ke PORA Aceh Jaya 2026.

Nakata yang tampak berusaha keras melatih anak asuhnya tanpa kenal lelah dengan mengelilingi lapangan beberapa kali, dari satu gawang ke gawang satunya lagi. Dia tidak bosan-bosannya mengarahkan pemain dalam bertahan dan juga menyerang.

Dalam satu latihan, Nakata biasanya tetap memainkan dalam sebuah show game, baik setengah maupun satu lapangan, sehingga dapat melihat kemampuan pemainnya dalam memainkan bola.

Nakata mengakui pelatihan membentuk formasi tim yang baik harus dilakukan sampai beberapa kali, karena para pemain muda ini belum sepenuhnya mampu menyerap instruksinya secara utuh untuk diperagakan dalam latihan.

Seiring laga resmi hanya tinggal dua pekan lebih, dan laga uji coba harus dilaksanakan kembali, maka pelatihan tidak ada jeda lagi, harus dilakukan setiap hari di Lapangan PS Lubuk yang merupakan milik Pemkab Aceh Besar.(Muh)

Exit mobile version