Kabarnanggroe.com, Sigli – Peristiwa dramatis terjadi ketika sebuah pohon berukuran besar tumbang di pinggir jalan Banda Aceh – Medan, tepatnya di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.20 WIB dan mengenai satu unit mobil box dengan nomor polisi BK 8953 FX.
Mobil box tersebut dikemudikan oleh Wandi (27), yang merupakan warga Gampong Blang Dot, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Sementara penumpangnya, Reza Antoni Putra (25), berasal dari Blang Mangat, Lhokseumawe. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Segera setelah kejadian, petugas dari Satuan Lalu Lintas Pidie dan Polsek Padang Tiji, dibantu oleh masyarakat setempat, bergerak cepat untuk melakukan evakuasi. Mereka menggunakan alat pemotong kayu untuk memotong bagian-bagian pohon yang menimpa mobil. Petugas kepolisian juga menjaga arus lalu lintas agar tidak ada kendaraan yang melintas, menghindari kemacetan di jalan tersebut.
Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali, SIK, melalui Kasat Lantas Iptu Irwansyah, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, wilayah Kecamatan Padang Tiji sempat diguyur hujan lebat. Namun, tiba-tiba sebatang pohon besar yang berada di pinggir jalan tumbang, menimpa bagian depan mobil yang dikemudikan oleh Wandi.
Kasat Lantas Iptu Irwansyah menambahkan, “Mobil box sedang melintasi Jalan Nasional Banda Aceh – Medan ketika pohon besar tersebut tumbang dan menimpa bagian depan mobil. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.”
Masyarakat sekitar ikut membantu dalam pemotongan pohon dengan menggunakan alat pemotong kayu, seperti parang dan gergaji mesin, untuk memudahkan pengangkatan pohon dari badan jalan.
“Dalam kejadian ini, arus lalu lintas sempat terganggu, namun petugas lalu lintas melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup. Saat ini, arus lalu lintas telah lancar kembali,” tutup Kasat Lantas Iptu Irwansyah.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang bisa terjadi saat cuaca buruk, serta kerja sama antara petugas lalu lintas, masyarakat setempat, dan pengemudi untuk menjaga keamanan di jalan raya. Semoga kejadian serupa dapat dihindari di masa depan.(Hrs)
