Warga Leupueng Berterimakasih, Pemkab Aceh Besar Inisiasi Operasi Pasar LPG 3 Kg Saat Gas Langka

Camat Leupung, Syamsir Alam SSos bersama anggota Koramil menyerahkan gas Elpiji 3 Kg secara simbolis yang digelar Pemkab Aceh Besar bekerja sama PT. Pertamina Regional Wilayah Aceh di Halaman Kantor Camat Leupung, Aceh Besar, Senin (21/08/2023). FOTO/ DJ88

Kabarnanggroe.com, KOTA JANTHO – Warga Kecamatan Leupueng secara terbuka menyatakan rasa terimakasih kepada Pemkab Aceh Besar, yang telah menginisiasi Operasi Pasar gas LPG 3 Kg di Leupung, di tengah isu kelangkaan gas 3 kg di kawasan mereka. “Benar benar melegakan, saat gas subsidi langka di tempat kami, saat itupula ada operasi pasar gas 3 kg. Terimakasih Pak Pj Bupati atas kemudahan ini,” tutur Rahmah, seorang ibu rumah tangga, saat antre mendapatkan gas 3 kg dengan harga subsidi, dalam Operasi Pasar gas 3 kg di Leupung hari ini, Senin (21/08/2023).

Masyarakat Kecamatan Leupung sebut pelaksanaan kegiatan operasi pasar gas Elpiji 3 Kg yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) bekerjasama dengan Pertamina Regional Wilayah 1 Aceh dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) sangat membantu masyarakat kurang mampu di tengah kelangkaan gas di wilayah Leupung.

“Operasi pasar gas yang diadakan oleh Pemkab sangat membantu bagi kami, apalagi selama ini susah sekali mendapatkan gas elpiji 3 Kg, jika pun ada, harganya sangat mahal,,” hal itu disampai oleh pengantre gas lainnya, Syamsidar (55) salah satu warga sedang mengantri di kegiatan Operasi Pasar elpiji 3 kg yang diselenggarakan, di Halaman Kantor Camat Leupung, Aceh Besar, Senin (21/08/2023).

Petugas melayani warga dalam yang berbelanja gas Elpiji 3 Kilogram bersubsi dalam pergelaran operasi pasar yang digelar oleh Pemkab Aceh Besar bekerja sama dengan PT. Pertamina Regional Wilayah Aceh di Halaman Kantor Camat Leupung, Aceh Besar, Senin (21/08/2023).FOTO/ DJ88

Syamsidar mengatakan, sebagai masyarakat yang berekonomi lemah harus membeli gas elpiji 3 kg dengan harga Rp 25 hingga Rp 35 ribu, itupun tergantung tempatnya. Kondisi itu menjadi sebuah derita sebagai rakyak kecil. Ditambahkan lagi, untuk mendapatkan gas sangat susah. Sebab, pihak pangkalan setelah menerima gas dari PT Pertamina, mereka tidak menjual untuk warga Leupung, tapi mereka jual untuk warga luar Leupung.

“Maka untuk itu, kami sangat terbantu dengan aksi nyata Pemerintah Aceh Besar seperti kegiatan operasi pasar gas, karena ini, sangat diperlukan masyarakat. Jadi, kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Aceh Besar telah membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya elpiji 3 Kg di tengah masyarakat selama ini,” ucapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM melalui Kepala Diskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma ST mengatakan, pelaksanaan operasi pasar elpiji 3 kg ini merupakan aksi nyata Pj Bupati Aceh Besar dalam hal menanggapi isu terjadinya kelangkaan gas di masyarakat, selain itu, operasi pasar elpiji sebagai salah satu upaya penekanan inflasi di wilayah Aceh Besar.

Warga membawa pulang gas Elpiji 3 Kilogram bersubsidi dalam pergelaran operasi pasar yang digelar oleh Pemkab Aceh Besar bekerja sama dengan PT. Pertaminan Regional Wilayah Aceh, di Halaman Kantor Camat Leupung , Aceh Besar, Senin (21/08/2023).
FOTO/ DJ88

“Ya, operasi pasar elpiji diadakan hasil dari koordinasi Pihak Pemkab Aceh Besar dengan PT. Pertamina, karena Pemkab menanggapi isu kelangkaan gas di tengah masyarakat serta untuk menekan inflasi, Alhamdulillah, operasi pasar khusus LPG 3 Kg yang digelar semua kecamatan dalam wilayah Aceh Besar sudah mulai berjalan,” paparnya.

Sementara itu, Camat Leupung Syamsir Alam SSos menyampaikan, terima kasih kepada Pemkab Aceh Besar atas pelaksanaan operasi pasar gas elpiji untuk membantu masyarakat pada saat kesulitan mendapatkan Gas 3 kg yang bersubsidi.”Selama ini masyarakat Leupung banyak yang mengeluh, karena terjadi perbedaan harga yang sangat jauh dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yaitu 18 ribu rupiah pertabung, tapi nyatanya masyarakat harus membeli gas dipasar seharga 35 ribu rupiah,” sebutnya.

Kemudian, dengan adanya kegiatan operasi pasar elpiji 3 kg ini, masyarakat Leupung bisa membeli gas harga 18 ribu rupiah pertabung dan Ini sudah sangat membantu mengurangi beban masyarakat kurang mampu di Kecamatan Leupung.

“Sebab, kebanyakan masyarakat disini berpenghasilan sangat rendah, karena mayoritasnya mereka berkerja sebagai nelayan, bagi nelayan bila ada kelaut baru ada uang, bila tidak melaut terpaksa harus meminjam uang sama orang, untuk itu dengah adanya operasi pasar elpiji 3 kg sangat terbantu warga disini,” demikian kata Syamsir Alam.(DJ)

Exit mobile version