Yahwa Kukuhkan Pengurus K2M MI Aceh Besar, Tekankan Prestasi Madrasah

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar H Saifuddin SE mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2M MI) Aceh Besar periode 2026–2028, sekligus dirangkai dengan rapat kerja yang berlangsung di Kuala Village, Banda Aceh, Rabu (21/1/2026).

Saifuddin yang akrab disapa Yahwa, melantik langsung jajaran pengurus baru di hadapan para kepala madrasah ibtidaiyah se Aceh Besar. Turut dihadiri Ketua DWP Kemenag Aceh Besar Hj Yasmaidar SE, dan Kasi Pendidikan Madrasah H Suryadi SAg MPd.

Yahwa menaruh harapan besar pada kepengurusan K2M MI yang baru untuk mendorong kemajuan madrasah ibtidaiyah. Ia menekankan pentingnya soliditas dan inovasi dalam meningkatkan prestasi madrasah di berbagai level.

“Dengan kepengurusan yang baru ini, saya berharap K2M MI Aceh Besar dapat semakin solid, inovatif, dan mampu meningkatkan prestasi madrasah ibtidaiyah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” kata Yahwa.

Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan menuntut kolaborasi yang kuat antar kepala madrasah. Peningkatan mutu pembelajaran, pengelolaan manajemen madrasah, serta penguatan karakter peserta didik menjadi fokus yang tidak bisa ditawar.

Selain pelantikan, forum ini juga dimanfaatkan untuk rapat kerja pengurus. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari arah kebijakan organisasi, program kerja prioritas, hingga rencana kegiatan K2M MI Aceh Besar selama periode 2026–2028.

Suasana haru mewarnai kegiatan saat penyerahan cendera mata kepada kepala madrasah yang memasuki masa purna tugas. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memajukan pendidikan madrasah ibtidaiyah di Aceh Besar.

Sementara itu, Ketua K2M MI Aceh Besar Nurharlina SPdI MPd menyatakan komitmen menjadikan K2M sebagai wadah profesional yang aktif, produktif, dan responsif terhadap dinamika dunia pendidikan.

“Dengan semangat kebersamaan, kita terus berupaya mewujudkan wadah ini produktif dan responsif terhadap dunia pendidikan madrasah,” ujarnya.(Herman/*)

Exit mobile version