Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – PSAB Aceh Besar berhasil mengungguli tim DeGe Lambaed, Kecamatan Kutabaro, Aceh Besar dalam laga uji coba di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Kutabaro, Aceh Besar, Rabu (19/11/2025) sore.
Pertandingan yang berlangsung di bawah cuaca mendung yang dipimpin tiga wasit, satu di tengah lapangan bernama Yusri dan dua di pinggir lapangan masing-masing Munzir dan Irwandi berlangsung seru sepanjang babak pertama, dengan kedua tim saling jual-beli serangan.
PSAB yang mengandalkan Lutfhi Fauzi sebagai pengatur serangan berhasil mengatur ritme pertandingan dalam melakukan serangan berulangkali ke area pertahanan DeGe FC.
Dua pemain sayap andalan PSAB, Samuel dan Rahul berhasil memainkan peran masing-masing dalam usaha mencetak gol ke gawang DeGe FC yang dikawal Ade Reza Sahputra yang juga kiper PSAB.
Pertandingan yang dimulai pukul 17.03 WIB disaksikan puluhan penonton yang berasal dari berbagai kalangan, terutama pecinta sepakbola Aceh Besar, seperti Umaidin, Fajarul Azan dan lainnya.
Laga yang berlangsung sesama pemain senior sarat pengalaman ini berjalan alot, bahkan pada awal laga, pemain DeGe mendapat peluang menjebol gawang PSAB yang dikawal Marsel, tetapi tendangannya melambung di atas mistar gawang pada menit ke-1 dalam laga berdurasi 45 menit.
PSAB dengan striker anyar Torres berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-4 melalui sundulan kepala Ali Mustafa, hasil tendangan pojok yang berhasil merobek gawang Ade Reza, sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Merasa unggul, pemain PSAB mulai menurunkan tempo permainan, sebaliknya pemain DeGe FC berusaha menyamakan kedudukan dengan serangkaian serangan dari sayap dan juga lini tengah.
Tetapi, tidak ada yang berhasil menjebol gawang PSAB, berkat kiper Nailul dengan cekatan menangkap bola hasil tendangan bola pemain DeGe FC. Begitu juga dengan pemain PSAB melalui striker Torres yang bermain alot sepanjang babak pertama ini.
Luthfi yang menjadi gelandang serang beberapa kali mencoba tendangan langsung ke gawang, tetapi tidak ada yang mengarah ke gawang, sebaliknya menyamping atau melambung di atas mistar gawang.
Begitu juga dengan Ayi Saifullah yang bermain apik dalam laga ini, tetapi sejumlah tendangannya ke gawang juga tidak ada menjadi gol. Setelah sejumlah upaya gagal, pemain PSAB menyusun serangan dari sayap, Rahul yang mendapat umpan dari bawah berhasil membawa lari bola samping sisi gawang DeGe FC.
Melalui permainan satu dua, dia berhasil memberi assist melalui umpan datar ke Torres yang berdiri bebas di depan gawang DeGe FC dan melalui tendangan keras, kiper Ade Reza tidak berhasil mengantisipasi datangnya bola, sehingga skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-26.
Pemain DeGe FC tetap bersemangat untuk mengejar ketertinggalan, tetapi pemain PSAB tetap ngotot menyerang, bahkan sebuah peluang didapat Torres, tetapi sundulannya menyamping dari tiang gawang.
DeGe FC juga mendapat peluang mencetak gol pada menit ke-29 melalui serangan balik, tetapi Marsel berhasil menggagalkan tendangan pemain DeGe FC yang langsung berhadapan dengan dirinya, sehingga menghasilkan tendangan pojok bagi DeGe FC.
Serangan demi serangan dilakukan dua tim, terutama PSAB yang tetap berusaha menambah pundi-pundi gol, tetapi tidak berhasil. Sebaliknya, DeGe FC berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-38.
Sebuah kesalahan dilakukan pemain bawah PSAB yang tetap memainkan bola di areanya sendiri, tanpa berusaha menendang ke tengah lapangan berhasil direbut pemain DeGe FC.
Dengan sigapnya, pemain DeGe FC berhasil menjebol gawang Marsel walau coba dihadang dua pemain PSAB, sehingga skor berubah menjadi 2-1. Pada menit ke-40, sebuah umpan terobosan PSAB berhasil dihadang kiper Ade Reza dengan keluar dari sarangnya untuk menghalau bola.
Sampai babak pertama berakhir menit ke-45 atau pukul 17.48 WIB, tidak ada gol yang tercipta, sehingga PSAB unggul sementara atas DeGe FC 2-1. Seusai istirahat 12 menit, atau pukul 18.00 WIB, babak kedua dilanjutkan dengan cuaca mulai gelap.
Laga baru berjalan beberapa detik, pemain DeGe berhasil merebut bola dari pemain PSAB yang berada di areanya sendiri dan langsung menendang keras ke gawang, tetapi menyamping, sehingga selamatlah gawang PSAB yang dikawal Nailul.
PSAB kembali mengambil inisiatif serangan, seperti upaya Torres menendang langsung ke gawang, tetapi melambung tinggi di atas mistar gawang pada menit ke-51 dengan penjaga gawang DeGe FC tetap Ade Reza.
Ade Reza juga kiper utama Kecamatan Kuta Baro FC dalam turnamen Piala Askab PSSI Aceh Besar sehingga melaju sampai babak tiga besar atau final yang belum diketahui kapan akan dilaksanakan di Lapangan PSKU Lamreung, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
Pada menit ke-53, PSAB mendapat hadiah penalti, seusai seorang pemain DeGe FC handsball. Luthfi Fauzi yang menjadi eksekutor berhasil menunaikan tugasnya dengan menjebol kembali gawang yang dikawal Ade Reza dan skor berubah menjadi 3-1.
Seusai unggul 3-1, pelatih PSAB, Mukhlis Nakata mengganti hampir seluruh pemain senior dengan pemain junior yang merupakan tim sepakbola PORA Aceh Besar yang akan berlaga di PORA Aceh Jaya 2026.
Walau pemain muda, perlawanan sengit tetap diberikan kepada DeGe FC dengan tetap melakukan serangkaian serangan melalui striker M Faiz yang pada menit ke-57 sempat berlari sendiri ke gawang DeGe FC, tetapi hakim garis mengangkat bendera, pertanda offside.
Sejumlah pemain muda seperti Fajar yang berposisi sayap beberapa kali berhasil menerobos ke samping gawang DeGe FC, tetapi gagal akibat kalah adu bodi dengan pemain DeGe FC.
Bahkan, akibat kesalahan seorang pemain PSAB mendrible bola di lapangan tengah, sehingga direbut oleh pemain DeGe FC berujung menjadi gol. Dengan cepat pemain DeGe FC menggiring bola sampai gawang PSAB dan sebuah tendangan keras tidak mampu dihalau Nailul pada menit ke-63 dan skor berubah menjadi 3-2.
Pemain muda PSAB juga tetap berusaha melakukan serangan dan sebuah sundulan Fardhan masih melambung di atas mistar gawang dan satu tendangan bebas bagi PSAB juga melambung di atas mistar gawang.
PSAB sebenarnya memiliki peluang melalui tendangan pojok setelah terjadi kemelut di depan gawang, tetapi sundulan menyamping gawang. Sampai babak kedua berakhir dengan durasi 22 menit, tidak ada gol tambahan dengan keunggulan PSAB 3-2.
Panitia pertandingan memutuskan menghentikan pertandingan yang juga disaksikan Manajer PSAB, Wahyu ‘Al-Yunirun’ karena cuaca mulai makin gelap dan suara mengaji dari masjid terdengar, pertanda shalat Maghrib akan tiba.(Muh)
