Daerah  

Kepala DPKA Kukuhkan Hayatullah Pasee Jadi Ketum Forum Komunitas Literasi Aceh

Kepala DPKA Dr Edi Yandra SSTP MSP menandatangani berita acara pengukuhan pengurus Forum Komunitas Literasi Aceh (FKPLA) periode 2023-2026, di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Rabu (16/8/2023). FOTO/ HUMAS DPKA

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Dr Edi Yandra SSTP MSP mengukuhkan pengurus Forum Komunitas Literasi Aceh (FKPLA) periode 2023-2026, di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Rabu (16/8/2023).

Pengukuhan FKPLA dilaksanakan oleh Kepala DPKA, Edi Yandra dan Hayatullah Pasee dari Forum Aceh Menulis (FAMe) ditetapkan sebagai Ketua Umum FKLA, Mahdalena dari Read a Loud sebagai Wakil Ketua, Lisa Siska Dewi sebagai sekretaris, dan Rahmah sebagai wakil sekretaris. Selanjutnya kehumasan, Ketua, Raihan Lubis, Wakil Ketua, Rusydi SAg, Anggota, Ichsan Pratama, NA. Riya Ison, Rizky Sopya dan Rahmawati. Bidang program/pelatihan, Ketua, Saprina Siregar SPdI, Wakil Ketua, Riza Septiani, Anggota, Eni Darlina, Hayani Yahya, Nudiran Yusya. Bidang Kerjasama, Ketua, D Kemalawati, Wakil Ketua, Siti Rahmah SH MKn, Anggota, Cut Ruhama SPd, Fajar Yani, dan Zikri.

Bidang Pengkaderan, Ketua, Aini Azis, Wakil Ketua, Siti Aminah SIP MLis, Anggota, Tgk. Nurul Kemalahayati MM, Delia Rawanita SPd MPd, Arkin SIP, dan Rahmad Syah Putra, MPd MAg.

Kepala DPKA Dr Edi Yandra SSTP MSP foto bersama dengan pengurus Forum Komunitas Literasi Aceh (FKPLA) periode 2023-2026 dan para undangan, di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Rabu (16/8/2023).FOTO/ HUMAS DPKA

Pengukuhan FKPLA juga berbarengan dengan workshop pegiat literasi yang diikuti 50-an peserta dan juga dirangkai dengan penyerahan hadiah lomba perpustakaan sekolah. Di samping itu juga diikuti ratusan peserta melalui virtual.

Edi Yandra dalam sambutannya mengatakan membangun literasi ini objeknya masyarakat yang tentunya sangat luas, DPKA tidak mungkin melakukan dan menjangkau semuanya, oleh karena itu kehadiran forum ini bersama komunitas dapat membantu mewujudkan program-program literasi.

“Mari saling bahu membahu mengenalkan pustaka, cinta pustaka, dan ayo ke pustaka provinsi Aceh, silakan digunakan bagi para komunitas pegiat literasi dan gratis,” katanya.

Ia berharap semoga Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh semakin ramai dikunjungi masyarakat dan menjadi tempat yang bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan Dinas dan lembaga lain.

“Jika literasi bagus maka akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Umum FKPLA, Hayatullah Pasee dalam keterangannya menyampaikan suatu kehormatan telah dipilih untuk memimpin forum pegiat literasi Aceh ini.

Hayatullah yang juga selaku koordinator Forum Aceh Menulis (FAMe) ini juga mengharapkan bantuan teman-teman pengurus dan juga komunitas literasi supaya bersama-bersama mewujudkan tujuan dibentuknya forum ini.

“Gerakan literasi ini sebenarnya tanggung jawab bersama dalam mencerdaskan generasi bangsa. Kita sama-sama membantu pemerintah dalam menarik minat baca dan menulis masyarakat,” ungkapnya.

Pada acara pengukuhan juga dilakukan penandatangan deklarasi forum literasi Aceh oleh para undangan dan semua peserta workshop. (Rusydi)

Exit mobile version