Daerah  

Pj Bupati Wajibkan Kepala SKPK Hadiri Agenda Penyusunan RPJPD Pidie

Pj Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto, menyampaikan sambutan Penyusunan Rancangan Awal (Ran-wal) RP JPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kabupaten Pidie 2025 - 2045 yang digelar oleh Badan perencanaan daerah (Bappeda) Pidie, di Aula Bappeda Pidie, Jumat (16/6/2023). FOTO DOK PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SETDAKAB.

Kabarnanggroe.com, Sigli – Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto, mewajibkan seluruh Kepala Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten (SKPK) menghadiri Rapat orientasi Penyusunan Rancangan Awal (Ran-wal) RP JPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kabupaten Pidie 2025 – 2045 yang digelar oleh Badan perencanaan daerah (Bappeda) Pidie, di Aula Bappeda Pidie, Jumat (16/6/2023).

Penyusunan RPJPD merupakan penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang untuk 20 (dua puluh) tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJPN dan RTRWN.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pj Bupati Pidie, turut hadir peserta yang diundang dalam forum ini kurang lebih mencapai 177 orang diantaranya, Staf Ahli, Sekda Pidie H Idhami, Asisten II Tarmizi, Asisten III Drs Sayuti, kepala SKPK dan seluruh Camat di Kabupaten Pidie serta kepala Badan/Dinas, Sekretaris DPRK, Kepala Sekretaris MPU, MPD, MAA, Baitul Mal.

Pj bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto saat membuka acara mengatakan, Pidie ini spesifik semua kondisi bisa saja terjadi. Pidie nampak kecil sesungguhnya kuat sesuai visi misi ke depan.

“Dokumen RPJPD 2025-2045 nantinya akan menjadi pedoman dalam perumusan visi, misi dan program calon kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak pada tahun 2024 serta penyusunan RPJMD Teknokratik 2025-2030,” kata PJ Bupati Pidie

Pada kesempatan itu ada beberapa hal yang penting untuk sampaikan dan ingatkan kembali kepada kita semua, yaitu, Pertama kepada para kepala SKPK agar betul–betul serius mengikuti berbagai agenda penyusunan RPJPD Kabupaten Pidie Tahun 2025-2045 sebagai bentuk tanggungjawab kita kepada agama, bangsa, negara dan masyarakat.

“Dengan keterbatasan kemampuan keuangan daerah, kita semua dapat menyikapi permasalahan ini dengan menyusun RPJPD yang lebih komprehensif dan berpihak kepada masyarakat dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia secara optimal, efisien dan efektif,” ujar Pj Bupati.

Menurutnya, rancangan awal data-data yang akan dirumuskan kedalam dokumen RPJPD Kabupaten Pidie Tahun 2025-2045 harus benar-benar diperhatikan dan disediakan oleh masing-masing SKPK sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

“Saya minta kepada seluruh kepala SKPK untuk selalu hadir pada saat dilaksanakannya berbagai agenda penyusunan RPJPD, serta tidak boleh diwakili, karena hal ini merupakan cerminan keseriusan dan kepedulian saudara terhadap pembangunan di Kabupaten Pidie,” sambung PJ

Sementara itu, Ketua panitia H. Isnaini menyampaikan, bahwa tujuan penyusunan RPJP Daerah adalah untuk memenuhi ketentuan peraturan perundangan tentang perencanaan pembangunan daerah. Menyediakan dokumen dan pedoman perencanaan pembangunan bagi seluruh penyelenggara. Pemerintah daerah, masyarakat dan pelaku dunia usaha untuk menentukan arah pembagunan daerah dengan berdasarkan pada kondisi rill, potensi daerah dan proyeksi kedepan.

“Ini Sebagai pedoman bagi seluruh penyelenggara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan (stakeholder) pembangunan dalam menyusun RPJM daerah, Renstra SKPD, RKPD, Renja SKPD, dan melaksanakan musrenbang daerah,” pungkas Isnaini. (Hrs).

 

Exit mobile version