Kabarnanggroe.com, Sigli – Sebanyak 356 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Pidie mengikuti bimbingan manasik haji 1444 H/ 2023 M, yang berlangsung selama 4 hari di Masjid Agung Al-Falah Sigli, Selasa (16/5/2023).
Pembukaan Pemantapan Manasik Haji Kabupaten Pidie yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie, yang akan diberangkatkan pada 25 dan 27 Mei 2023 sebagai bekal pemantapan ibadah haji 1444 H/ 2023 M
Adapun Jemaah Calon Haji (JCH) Pidie akan berangkat ke tanah suci melalui embarkasi Bandara Sultan Iskandar Muda, pada 25 dan 27 Mei 2023, untuk dua kloter, yakni Kloter 2 Aceh, bersama JCH Aceh Besar dan Langsa, serta Kloter 4 Aceh, bersama JCH Kota Lhokseumawe.
Dalam sambutan pembukaan manasik haji, Sekda Pidie, H. Idhami, mewakili Pj Bupati Pidie, menyampaikan rasa syukurnya, dimana pada tahun ini Pidie akan memberangkatkan 356 JCH. Pada kesempatan ini patutlah kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Jemaah Calon Haji, baik yang akan berangkat tahun ini, yang mengalami penundaan, maupun yang termasuk dalam daftar tunggu, mudah–mudahan sistem yang dibangun oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, dapat memberi rasa adil bagi kita semua.
“Perjalanan haji merupakan perjalanan suci yang memerlukan kesiapan fisik dan mental, termasuk pengetahuan tentang manasik haji dan proses pelaksanaan ibadahnya,” kata Idhami.
Karena itu, pemerintah sebagai penanggung jawab penyelenggaraan ibadah haji senantiasa berupaya dengan sungguh-sungguh menyempurnakan dan meningkatkan manajemen perhajian Indonesia meliputi dasar hukum dan sistem penyelenggaraannya.
Bimbingan manasik setiap tahun mengalami penyempurnaan seiring perkembangan kebijaksanaan perhajian Indonesia dan Arab Saudi, serta masukan-masukan dari para Ulama dan Pakar, dengan satu harapan utama agar JCH tidak bingung dan dapat menunaikan ibadah haji dengan nyaman dan damai tanpa di repoti oleh perbedaan yang besar dan kiranya menjadi haji yang Mabrur disisi Allah SWT.
Kepada para tutor kami mengucapkan terima kasih yang mendalam semoga ilmu yang telah disumbangkan dapat menjadi Ibadah yang bernilai pahala disisi Allah SWT.
“Kehadiran kita pada hari ini dan semua yang kami paparkan di atas menunjukkan bahwa Pemerintah bersungguh-sungguh melayani jema’ah calon haji sejak dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, pemberangkatan, kegiatan di Arab Saudi sampai dengan pemulangan,” tuturnya.
Disamping menyediakan beberapa modul untuk dipelajari, Pemerintah juga menyediakan para tutor untuk membimbing para jema’ah secara langsung. Pemerintah juga telah mendelegasikan peran bimbingan manasik kepada para Kepala KUA Kecamatan di lingkungan Kankemenag Kabupaten Pidie tanpa memungut biaya apapun dari jema’ah.
Pemerintah Daerah tak lupa mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie beserta seluruh jajaran yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh.
“Teruslah mengabdi, benahi segala kekurangan dan ciptakan berbagai kemudahan dalam memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat terutama dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji,” pungkasnya.
