Kabarnanggroe.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara meninjau kegiatan normalisasi Sungai Kali Bulan di Desa Pasir Gala Gabungan dan Desa Pulo Latong, Kecamatan Lawe Bulan, Senin (16/3/2026), sebagai upaya mencegah potensi banjir yang sempat terjadi di wilayah tersebut pada November lalu.
Pendangkalan sungai dinilai berpotensi menghambat aliran air dan memicu terjadinya banjir saat curah hujan tinggi. Melalui kegiatan normalisasi ini, diharapkan aliran Sungai Kali Bulan dapat kembali lancar sehingga risiko banjir yang mengancam permukiman warga dapat diminimalisir.
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kekhawatiran masyarakat yang selama ini merasa cemas setiap kali hujan turun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi pasca banjir yang melanda wilayah tersebut pada November lalu.
Ia menyebutkan dua unit alat berat telah diturunkan untuk mengangkat sedimen pada titik-titik yang menyebabkan aliran sungai terhambat.
“Kami sudah menurunkan dua unit alat berat untuk mengangkut sedimen yang menyumbat aliran sungai,” katanya.
Normalisasi sungai juga akan terus dilakukan di beberapa lokasi lain yang dinilai memerlukan penanganan agar aliran Sungai Kali Bulan tetap lancar.
Di sisi lain, Pengulu Desa Kutabuluh, Evi Eri Endilinga, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam melakukan normalisasi Sungai Kali Bulan. Menurutnya, masyarakat selama ini merasa waswas setiap kali hujan turun karena khawatir banjir kembali terjadi seperti yang pernah dialami sebelumnya.
Karena itu, pihak desa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara atas perhatian dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat.
Kegiatan peninjauan sekaligus normalisasi Sungai Kali Bulan ini menjadi bagian dari langkah mitigasi Pemerintah dalam mengantisipasi potensi banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah dan para Kepala Desa setempat.(Ilyas)
