Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pembina dan penasehat Alumni SMP 1 Negeri Lhoong, Abdurrahman Ahmad yang juga anggota DPR Aceh dan Mahdi Effendi, Sekretaris BRA sangat merespon dan mendukung penuh penggalangan dan penyaluran bantuan untuk alumni yang korban banjir bandang di Bireuen dan Aceh Utara.
Dukung penuh juga dari seorang anggota alumni, Ridwan yang selalu membantu kegiatan alumni.
“Sebanyak 40 paket yang digalang dari para alumni sudah kita salurkan kepada alumni yang korban banjir bandang di tiga titik di Bireuen dan Aceh Utara, Sabtu (11/1/2026),” ujar Ketua Alumni SMP Negeri 1 Lhoong, Muhammad Ansar kepada posaceh.com, baru-baru ini.
Ansar demikian pria itu disapa menyebutkan, tujuan penggalangan dan penyaluran bantuan ini untuk menjaga kekompakan, solidaritas seluruh alumni dan membantu mengurangi beban derita alumni yang korban banjir bandang.
Didampingi sejumlah pengurus, Muhammad Ansar menyalurkan paket bantuan kepada alumni beserta tetangganya di tiga titik yaitu Gampong (Desa) Meunasah Raya, Peusangan, Bireuen dan Gampong Ulee Cibrek, Meunasah Mulia, Gampong Matang Mane, Tanah Jambo Awe, Aceh Utara.
“Bantuan sebanyak 40 paket, setiap paket terdiri dari bahan kebutuhan pokok (Bako) yaitu minyak goreng, telur, sarden dan bahan cuci sudah kita salurkan kepada alumni dan tetangganya yang berdomisili di tiga titik di Bireuen dan Aceh Utara,” ujar Ansar.
Ansar menyebutkan, penyaluran bantuan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada anggota Alumni SMP Negeri 1 Lhoong, Aceh yang terdampak banjir bandang yang terjadi 26 November 2025.
Diungkapkannya, bantuan itu merupakan hasil dari donasi para alumni SMP 1 Lhoong yang dihimpun selama lima hari, mulai Senin (5/1) hingga Jumat (9/1).
“Donasi dalam bentuk uang terhimpun kita belikan barang kebutuhan dasar rumah tangga kita kemas dalam 40 paket dibagikan kepada alumni yang korban banjir dan tetangganya,” ujar Ansar yang juga Ketua Alumni Lintas Generasi SMP 1 Lhoong, Aceh Besar, seraya.
Ansar saat ini anggota alumni SMPN 1 Lhoong yang sudah terdata 70 orang, tersebar di banyak daerah di Aceh dan luar Aceh. (Sdm).
