Kabarnanggroe.com, Medan — Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Utara kembali bertambah. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat total korban jiwa kini mencapai 355 orang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan angka tersebut merupakan data sementara yang dihimpun Pusdalops PB hingga Minggu (14/12) pukul 17.00 WIB.
“Terjadi penambahan tujuh korban meninggal dunia dibandingkan laporan sebelumnya pada Sabtu (13/12), yang tercatat sebanyak 348 orang,” ujar Sri Wahyuni di Medan.
Berdasarkan pendataan, korban meninggal dunia tersebar di 12 dari 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat jumlah korban tertinggi dengan 122 orang, disusul Kabupaten Tapanuli Selatan 86 orang, Kota Sibolga 54 orang, dan Kabupaten Tapanuli Utara 36 orang.
Sementara itu, korban jiwa juga dilaporkan di Kabupaten Deli Serdang 17 orang, Kabupaten Langkat 13 orang, Kota Medan 12 orang, Kabupaten Humbang Hasundutan 10 orang, Kabupaten Pakpak Bharat dua orang, serta masing-masing satu orang di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Nias, dan Kabupaten Nias Selatan.
Sri Wahyuni menyebutkan, upaya penanganan bencana terus dilakukan secara intensif oleh pemerintah daerah bersama unsur terkait, mulai dari pencarian dan evakuasi korban, pendistribusian bantuan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
“Perkembangan situasi dan pembaruan data akan terus kami sampaikan secara berkala,” katanya.
