Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Perhelatan akbar PON XXI Aceh-Sumut di komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh berlangsung meriah. Sejumlah cabang olahraga (cabor) dipertandingan di lokasi, seperti panjat tebing, tenis lapangan, panahan, anggar dan sejumlah lainnya.
Dari jumlah itu, panjat tebing paling banyak dikunjungi masyarakat, sebaliknya panahan menjadi paling sepi penonton. Pantauan posaceh.com pada Sabtu (14/9/2024) jelang siang, animo masyarakat menyaksikan pertandingan sangat tinggi, termasuk para pelajar yang berada di lingkungan SHB.
Menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, arena panahan hanya disaksikan sepuluhan orang. Sebaliknya panjat tebing yang tidak jauh darinya dipenuhi warga yang ingin menyaksikan aksi para pemuda memanjat tebing dengan kesulitan sangat tinggi.
FOTO/ MUHAMMAD NUR
Bukan tanpa alasan, aksi para atlet panjat tebing sangat enak untuk ditonton, sehingga bukan hanya kaum pria, tetapi juga para ibu-ibu dan remaja putri ikut menyaksikan pertandingan dengan risiko tinggi itu. Apalagi, berlangsung final wall climbing yang dikuti delapan peserta, satunya dari Provinsi Aceh.
Panitia memanggil satu per satu peserta untuk memanjat dinding yang sudah dipenuhi dengan berbagai tantangan. Peserta pertama asal Jawa Tengah yang hampir berhasil mencapai puncak tebing, tetapi gagal. Diikuti peserta dari Jawa Timur yang juga perlu dua langkah lagi, sama seperti peserta dari Papua.
Demikian juga dengan peserta dari Sumatera Selatan yang jatuh saat tinggal dua langkah lagi ke puncak. Peserta Papua lainnya juga jatuh saat tinggal dua langkah lagi. Kemeriahan muncul saat peserta Jatim akan memanjat tebing, satu tim pendukung memberi dukungan, tetapi juga gagal. Peserta terakhir dari Aceh juga gagal mencapai puncak tebing, walau hanya tinggal selangkah lagi.
Sedangkan keriuhan terjadi saat atlet panjat tebing sudah mencapai lebih setengah target dengan tantangan lebih sulit. Teriakan, “Ayo terus naik, jangan menyerah” dan lainnya terus bergema sepanjang pertandingan. Keriuhan terjadi saat atlet terjatuh dari tebing bersamaan dengan kekecewaan sang atlet, apalagi seluruh peserta tidak berhasil mencapai puncak, alias terjatuh.
Seusai pertandingan, panitia mengumumkan para atlet panjat tebing akan bertanding lagi pada hari Minggu (15/9/2024). Kemudian, para penonton yang berjumlah seratusan orang membubarkan diri secara tertib. Sebenarnya, olahraga dalam PON XXI ini sangat disambut oleh masyarakat Aceh, apalagi baru pertama kali ini dilaksanakan di bumi Serambi Mekkah ini. (Adv)
