Kabarnanggroe.com, Bireuen – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen menyiapkan sebanyak 17 masjid ramah pemudik yang tersebar di sejumlah kecamatan di sepanjang jalur nasional Banda Aceh–Medan serta jalur lintas Bireuen–Takengon selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Bireuen saat musim mudik Lebaran.
“Bireuen berada di jalur nasional Banda Aceh–Medan yang setiap tahun menjadi lintasan utama arus mudik di Aceh. Karena itu, kami menyiapkan sejumlah masjid yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat, menunaikan shalat, sekaligus memanfaatkan fasilitas yang tersedia selama perjalanan,” ujarnya di Bireuen, Minggu, (15/3/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan masjid ramah pemudik tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para musafir yang menempuh perjalanan jauh. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pelayanan umat, terutama bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan.
Adapun masjid yang disiapkan sebagai masjid ramah pemudik meliputi Masjid Al-Munawarah dan Masjid Baital Makmur Al-Amin di Kecamatan Samalanga; Masjid Nurul Ikhlas di Kecamatan Simpang Mamplam; Masjid Baitul Kiram di Kecamatan Pandrah; Masjid Al-Mukarramah dan Masjid Imum Syafi’i di Kecamatan Jeunib; serta Masjid Teungku Meuruhom Muda di Kecamatan Peudada.
Selanjutnya, Masjid Ridha di Kecamatan Jeumpa; Masjid Sultan Jeumpa di jalur lintas Bireuen–Takengon; Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Al-Amin di Kecamatan Kota Juang; Masjid Baitul Huda dan Masjid Baitul Izzah di Kecamatan Peusangan; Masjid Al-Istiqamah dan Masjid Al-Ikhlas di Kecamatan Kutablang; serta Masjid Taqwa dan Masjid Al-Munawwarah di Kecamatan Gandapura.
Kemenag Bireuen juga mengimbau para pengurus masjid agar memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik yang singgah, sekaligus menjaga kebersihan serta kenyamanan fasilitas masjid selama musim mudik berlangsung.
Dengan adanya program masjid ramah pemudik ini, diharapkan para musafir yang melintasi wilayah Kabupaten Bireuen dapat beristirahat dengan nyaman, menunaikan ibadah dengan khusyuk, serta melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih segar dan aman.(Herman/*)
