Rita Mayasari: Kekompakan dan Semangat Kebersamaan Kunci Sukses Program TP PKK Aceh Besar

Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, menyampaikan arahannya pada rapat rutin TP PKK Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (13/2/2026). FOTO/ MAULANA

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, menegaskan bahwa kekompakan dan semangat kebersamaan menjadi fondasi utama dalam menyukseskan setiap program organisasi. Tanpa kerja sama yang solid, menurutnya, tujuan yang telah direncanakan akan sulit tercapai secara maksimal.

“Komitmen untuk saling membahu dan bekerja sama merupakan poin utama dalam menyukseskan berbagai program TP PKK. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri, semua membutuhkan kolaborasi dan sinergi,” ungkap Rita Mayasari dalam rapat rutin TP PKK Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (13/2/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri bagi seluruh pengurus sebagai kunci keberhasilan program kerja. Menurutnya, tantangan sosial yang semakin kompleks menuntut kader PKK untuk terus belajar dan memperluas wawasan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Penting bagi kita semua untuk terus memperdalam ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan. Dengan bekal itu, kita akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program-program PKK di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Rita mengingatkan bahwa pengabdian dalam organisasi sosial harus dilandasi dengan keikhlasan. Ia meyakini, ketulusan dalam bekerja akan menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Keikhlasan dalam bekerja harus selalu kita jaga. Jika kita bekerja dengan hati yang tulus, insyaAllah setiap langkah yang kita lakukan akan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” sebutnya.

Rita berharap melalui pertemuan rutin tersebut, seluruh jajaran TP PKK Aceh Besar semakin solid, memiliki visi yang sama, serta mampu menjalankan program secara konsisten dan berkelanjutan demi terwujudnya keluarga yang sejahtera dan berdaya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pokja I TP PKK Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg menjelaskan, pertemuan bulanan tersebut bertujuan menyamakan persepsi terkait program unggulan Pokja I, mengidentifikasi hambatan, serta merancang langkah strategis agar program benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Berdasarkan Rakernas X PKK Tahun 2025–2029, program unggulan Pokja I periode 2025–2029 adalah PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital), yang berfokus pada penguatan peran keluarga dalam mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi.

Foto bersama usai pelaksanaan rapat rutin TP PKK Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (13/2/2026). FOTO/ MAULANA

“PAAREDI kami arahkan untuk memperkuat peran orang tua dalam membentuk karakter anak yang berakhlak dan mandiri, sekaligus melindungi mereka dari dampak negatif era digital,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut mencakup pencegahan kekerasan seksual, penyalahgunaan narkoba, trafficking, perkawinan dini, serta peningkatan kesadaran administrasi kependudukan. Pelaksanaannya dilakukan melalui sosialisasi dan pembinaan berjenjang dari tingkat kabupaten hingga gampong.

Selain itu, Pokja I juga mendorong pembentukan SATAP (Satu Tempat Pengaduan) di setiap desa sebagai ruang aman bagi masyarakat untuk melaporkan persoalan sosial dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Kami ingin setiap desa memiliki satu tempat pengaduan yang mudah diakses masyarakat, sehingga persoalan sosial bisa ditangani lebih cepat dan tepat,” tegasnya.

Ia berharap adanya dukungan lintas dinas dan instansi terkait agar seluruh program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan demi terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera di Aceh Besar.

“Pada akhirnya, PAAREDI diharapkan menjadi panduan penting bagi keluarga agar lebih bijak dan adaptif dalam mendampingi anak-anak tumbuh dan menghadapi era digital, sehingga terwujud keluarga yang sehat, cerdas, berdaya, dan sejahtera,” pungkasnya.(Wahyu)

Exit mobile version