Kabarnanggroe.com, Jakarta — Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masih dalam proses menghitung jumlah surat suara yang rusak di Paniai, Papua Tengah. Mochammad Afifuddin, seorang anggota KPU RI, menyatakan bahwa perhitungan tersebut sedang dilakukan untuk menentukan jumlah surat suara yang terkena kerusakan.
“Hari ini sedang dipastikan yang rusak berapa dan sebagainya,” ujar Afifuddin di Jakarta, Selasa.
Surat suara yang terdampak kerusakan tersebut merupakan bagian dari 24 distrik di wilayah Papua Tengah. Total keseluruhan surat suara beserta cadangan sebanyak 120.352 lembar.
Afifuddin mengklarifikasi bahwa saat ini belum diketahui distrik mana saja yang mengalami kerusakan pada surat suara tersebut. Namun, ia memastikan bahwa jumlah pemilih di wilayah tersebut sudah tercatat.
Dalam konteks ini, Afifuddin mengakui keberadaan video yang beredar terkait perusakan surat suara di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Dia juga mengonfirmasi bahwa distribusi logistik pemilu di daerah tersebut memang merupakan tugas yang cukup berat.
“Paniai merupakan daerah yang cukup berat. Wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan merupakan fokus perhatian, bahkan oleh kepolisian,” jelas Afifuddin.
Sebelumnya, beredar luas di media sosial foto dan video yang memperlihatkan perusakan surat suara dan kotak suara di Kabupaten Paniai. Surat suara yang seharusnya berada di dalam kotak suara terlihat berserakan di lantai, dengan beberapa di antaranya sudah robek.
Dalam rekaman video tersebut, seorang pria menjelaskan bahwa kotak dan surat suara dihamburkan karena tidak terdapat Formulir C1-KWK di dalamnya. Hal ini membuat masyarakat bersama petugas pemungutan suara memberikan respons tersebut.
Sementara itu, KPU RI telah mengumumkan bahwa jumlah pemilih tetap (DPT) nasional pada Pemilu 2024 mencapai 204.807.222 pemilih. Peserta pemilu terdiri dari 18 partai politik nasional serta enam partai politik lokal untuk pemilihan anggota legislatif (Pileg).
Selain itu, KPU RI juga telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yang terdiri dari tiga pasangan calon, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Setelah periode kampanye yang berlangsung dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang dimulai pada tanggal 11 hingga 13 Februari. Pemungutan suara pileg dan Pilpres dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.
