Kabarnanggroe.com, Lhoksukon – Bupati Kabupaten Aceh Utara diwakili Asisten I Aceh Utara, Dr. Fauzan,S.STP.,MPA, secara resmi membuka Secara Resmi Kegiatan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Aceh Utara Tahun Pemberangkatan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang di Ikuti Oleh 517 Jamaah Haji,dilaksanakan di Mesjid Mideun Syuhada Syamtalira Bayu , Kamis (12/02/2026).
Kegiatan Manasik turut dihadiri Oleh Asisten I Kabupaten Aceh Utara, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Utara, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kabag Kesra Kabupaten Aceh Utara, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala KUA Kecamatan, Perwakilan BPS BIPIH dan Para Muspika Kecamatan.
Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara atas terselenggaranya kegiatan manasik haji sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenhaj yang baru saja berdiri dalam 3 bulan lalu tapi sudah sangat sinergi memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan manasik haji ini, Asisten I Fauzan berharap seluruh calon jemaah dapat memahami secara menyeluruh tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari niat dan ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, tawaf, sa’i hingga tahallul, termasuk tata tertib selama berada di Tanah Suci,”Harap Fauzan
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara, H.Asnawi,S.Ag.,M.Si, Melaporkan Kegiatan manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para jemaah terkait tata cara, rukun, dan kewajiban ibadah haji agar dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai tuntunan.
H. Asnawi, menjelaskan dalam laporannya terdapat 517 jemaah bimbingan manasik haji yang ikut serta pada Tahun 1447 H/ 2026 M.
“Jemaah laki-laki 196 orang, jamaah perempuan 321 orang. Jamah Tertua berusia 90 tahun, Termuda usia 18 tahun,” katanya.
Asnawi menjelaskan rencana keberangkatan ibadah haji untuk Kabupaten Aceh Utara terbagi dalam 3 kelompok terbang, yaitu Kloter 3 Sebanyak 124 Jemaah, Kloter 6 Sebanyak 251 orang dan Kloter 11 sebanyak 88 Orang jemaah.
Melalui manasik ini, pemerintah daerah berharap seluruh jemaah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memahami kondisi di Arab Saudi, menjaga kesehatan, serta mampu menjaga kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah.
Kegiatan manasik ditutup dengan doa bersama agar seluruh jemaah diberikan keselamatan selama perjalanan dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.(Herman/T.M. Rizki)
Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Aceh Utara Tahun 2026 M Dibuka Langsung Oleh Asisten I
