Kabarnanggroe.com. Medan – Pecatur Vietnam, Grand Master Hua Doc Nguyen akhirnya menobatkan dirinya sebagai kampiun kejuaraan international FIDE Rated Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) setelah meraih nilai tertinggi 7,5 match point (MP).
Kejuaraan international FIDE Rated yang mempertandingkan kategori terbuka (open), Challenger (penantang) standar klasik dan blitz (kilat) 3 menit plus 2 detik Sistim Swiss 9 babak ditutup Walikota Medan, Bobby Nasution di Grand Inna Hotel, Medan, Sumatera Utara, Minggu (10/12/2023).
Sementara juara kedua kategori utama terbuka ini juga dari pecatur Vietnam yaitu GM Hui Van Nguyen dengan MP 7.
Hui menempati peringkat kedua karena unggul tie break ke ketiga yaitu sonneborn-berger (SB) 50,5 setelah tie break kedua buchholz/solkoff 47,5 sama dengan pecatur India, GM Sriramjha yang memiliki SB 50 menempati urutan ke tiga.
Kategori terbuka ini memberikan hadiah bagi pemenang peringkat 1 hingga 20. Sementara pecatur Pelatda PON Aceh Master Nasional (MN) Sarmadoli berada di peringkat 16, sedangkan FM Zulkhairi, MN Irwandi, MNW Klarisa Sabila yang juga atlet Pelatda PON dan empat pecatur Aceh lainnya M Akbar, Jalaluddin Al Mubarok, Musliadi dan Juanda tidak masuk dalam 20 besar.
Pecatur Aceh lainnya dari Aceh Besar, MNW Wita Rahayu berhasil meraih medali emas sebagai pemain terbaik peraih poin tertinggi diantara peserta putri yang bermain di kategori terbuka dan peringkat ke-14 di kategori ini dan Jalaluddin Al Mubarok meraih medali perak catur kilat 3 menit plus 2 detik.
Pada catur kilat peraih medali emas, perak dan perunggu yaitu MN Zacky Dhiaulhaq (Sulawesi Selatan) MP 8, Jalaluddin Al Mubarok MP 7,5 (Aceh), International Master (IM) Pavel Shkapenko (FIDE -Rusia) MP 7, Buchholz atau tie break kedua (TB 2) 50.
Kejuaraan yang memperebutkan hadiah total 240 juta, juga mempertandingkan kategori Challenger (penantang) juara 1, 2 dan 3 yaitu Yelpi Hamdan (Kepri), Hardian Anwar (Riau), Sanjiro Jovan. Kategori ini memberikan hadiah kepada pemenang peringkat 1 hingga 10.
Pada kategori Challenger ini, dua pecatur Aceh yaitu Firanda Girsang MP 6,5 buchholz 47,5 (Aceh Tengah), Erjan Akbar Nasution MP 6 buchholz 39,5 (Aceh Selatan) berada di peringkat 5 dan 9. Sedangkan pecatur terbaik yunior usia 13 tahun yaitu Fraser Veyron Saerang.
Lebih Besar
Sementara itu Bobby Nasution menyebutkan, gelaran even catur International ini dapat membangkitkan prestasi atlet-atlet catur terutama dari Medan dan Sumatera Utara umumnya serta pecatur di Indonesia ke tingkat internasional.
Terutama juga, sebutnya olahraga catur dapat kembali berkembang di Kota Medan. Pihak sangat mendukung pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga ini. “Tahun depan akan kita buat lebih baik dengan hadiah yang lebih besar lagi,” ujar Bobby yang juga pembina RKBN.
Bobby Nasution juga mengapresiasi ada dua pecatur dari Aceh yaitu MNW Wita Rahayu dan Jalaluddin Al Mubarok naik podium di kejuaraan international ini setelah meraih medali emas sebagai pecatur terbaik putri peraih point tertinggi di antara peserta putri kategori terbuka dan medali perak catur kilat.#
Sedangkan Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan PB Percasi, Agus Subandrijo International Arbiter (IA) yang juga wasit Ketua pada event ini mengatakan, kejuaraan ini sangat baik bagi para pecatur, khususnya mereka yang sedang persiapan menuju PON 2024. Melalui kejuaraan akan muncul pecatur-pecatur kaliber international.
Ketua Panitia Muhammad Asril melalui Bidang Pertandingan, Arif Rahman Saragih menjelaskan, total ada 6 kategori pada kejuaraan yang diikuti 184 pecatur dari 11 negara dengan total hadiah Rp240 juta. Berjalan lancar selama enam hari dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta. (Sdm).
